Penguatan Komitmen Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Adi Arnawa : Ingat “TIR”, Mari Bersama Sukseskan Sensus Ekonomi

0
42

Bupati Adi Arnawa saat memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (23/6).

 

Balinetizen.com, Badung

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (23/6). Apel diikuti Forkopimda Badung, Pejabat di lingkungan Pemkab Badung, jajaran Pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung serta Petugas Sensus Ekonomi 2026.

Dalam sambutannya Bupati Adi Arnawa menekankan, petugas SE 2026 menjadi garda terdepan dalam menghimpun data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang. Untuk itu Bupati berpesan kepada seluruh petugas agar melaksanakan tugas dengan penuh integritas, disiplin dan tanggung jawab. “Datanglah dengan senyum, bangun kepercayaan dan pulanglah membawa data berkualitas. Jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, daerah dan Negara. Selamat bertugas, berikan yang terbaik untuk masyarakat dan kabupaten badung,” jelas Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat badung untuk mendukung sensus ekonomi 2026, dengan menyambut petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang jujur, terbuka dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. “Kami berpesan kepada masyarakat badung untuk melaksanakan “TIR”. T : Terima petugas sensus ekonomi 2026, I : Isi data dengan benar dan R : Rahasia terjaga. Ingat TIR, mari bersama sukseskan sensus ekonomi 2026,” pesan Bupati.

Sementara Kepala BPS Badung Made Bimbo Abdi Suardika menjelaskan, sesuai Instruksi Presiden RI, selain mencatat usaha, dalam sensus ekonomi 2026 ini juga diintegrasikan untuk melakukan pemutakhiran data sosial ekonomi keluarga. Dikatakan, yang sudah tercatat di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari 146 ribu KK di badung, masih ada 10 persen  warga badung yang belum tercatat atau sekitar 14.700 KK. “Dari SE2026 ini saatnya petugas mencatat seluruh KK badung sehingga tidak ada yang terlewat di DTSEN. Sisanya sekitar 130 ribu KK tetap akan didatangi untuk memutakhirkan data sosial ekonomi nasionalnya. Sehingga termutakhirkan tingkat kesejahteraannya dari desil satu sampai desil 10. Dari 146 ribu KK di badung, ketika di peringkat nasional, hanya 20,71 % KK Badung yang masuk desil 1-5, termasuk terkecil kedua setelah Denpasar,” jelasnya.

Baca Juga :  Kuningan, Polres Jembrana Gelar Patroli dan Tempatkan Personel Disejumlah Titik Strategis

Ditambahkan, jumlah petugas yang melakukan pendataan sebanyak 399 petugas pendata lapangan, 53 petugas pemeriksa pengawas lapangan untuk usaha mikro kecil menengah dan 9 petugas untuk usaha besar. Secara nasional SE2026 dimulai 15 Juni, namun untuk di Bali karena adanya hari raya Galungan dan Kuningan, maka sensus ekonomi dilaksanakan lebih awal yang dimulai per 8 Juni dan berakhir 31 Agustus 2026. “Sampai saat ini progress di badung sudah mencapai 11,87 persen. Mudah-mudahan setelah penguatan komitmen ini progress pendataan kami berjalan lebih lancar sehingga progress lebih meningkat,” tambahnya. (RED-BN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here