Perkembangan Kasus Meninggalnya Mantan Bupati Jembrana, Hasil Toksikologi Negatif

0
170

Balinetizen.com, Denpasar 

Perkembangan kasus meninggalnya mantan Bupati Jembrana, Drs. IB Ardana (84), dan istrinya, A.A.A Sri Wulandari Trisna, S.H. (64), yang ditemukan tewas di kediaman mereka di Jalan Gurita IV No. 6, Sesetan, Denpasar Selatan, masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.

Pada Jumat, 30 Agustus 2024, hasil pemeriksaan Lab Toksikologi Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali menyatakan bahwa tidak ditemukan bahan senyawa berbahaya dalam sampel cairan dari kedua jenazah.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H., menerangkan bahwa hasil laboratorium tersebut menjadi bagian penting dalam penyelidikan kasus ini.

“Kami tidak menemukan adanya bahan senyawa berbahaya pada beberapa cairan yang diperiksa dalam sampel toksikologi,” ungkapnya, Jumat 30 Agustus 2024.

Sebelumnya, pada Kamis, 8 Agustus 2024 sekitar pukul 22.16 WITA, kedua korban ditemukan meninggal dunia di rumah mereka oleh anggota keluarga dan warga setempat.

Sejak itu, Polresta Denpasar telah melakukan serangkaian tindakan penyelidikan, termasuk memeriksa 26 saksi, melakukan autopsi pada kedua jenazah, serta mengirimkan sampel ke Laboratorium Patologi Anatomi dan Lab Toksikologi.

Selain itu, barang bukti yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga telah dikirimkan ke Labfor Polda Bali untuk analisis lebih lanjut. Polresta Denpasar juga telah melakukan analisis dan evaluasi (Anev) bersama Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Bali untuk memantau perkembangan kasus ini.

Penyelidikan lebih lanjut juga mencakup pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, pengecekan komputer kerja korban, serta meminta riwayat GPS mobil rental yang digunakan oleh saksi terakhir yang bertemu dengan korban.

Semua ini dilakukan guna memastikan kronologi kejadian dan memperdalam keterangan saksi.

Polisi masih menunggu hasil autopsi dari dokter forensik serta hasil dari pemeriksaan patologi anatomi.

Baca Juga :  Dua Remaja Dirujuk ke RSUP Sanglah Setelah Terlibat Kecelakaan

Kombes Pol Jansen menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan gelar perkara setelah semua hasil visum et repertum dan autopsi forensik diterima.

“Hal ini akan menentukan apakah kasus ini akan ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak,” tandas Kombes Jansen.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here