Pertimbangan Kesehatan, Jemaah Haji Asal Jembrana Dipulangkan Lebih Awal 

0
262
Balinetizen.com, Jembrana-
Seorang jemaah haji bernama Siti Maryam asal Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali dipulangkan lebih awal.
Selain sudah sepuh karena telah berusia 93 tahun, pemulangan Siti Maryam juga pertimbangan kesehatan. Terlebih yang bersangkutan telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.
Penyelenggara Haji Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jembrana, Muslihin, Kamis (20/7/2023), mengungkapkan bahwa pemulangan jemaah haji bernama Siti Maryam dilakukan atas pertimbangan kesehatan.
“Panitia Haji di Arab Saudi memutuskan untuk memulangkan Siti Maryam lebih awal karena adanya masalah kesehatan yang harus diwaspadai,” jelas Muslihin.
Yang bersangkutan, sambungnya, dialihkan ke kloter 18 diberangkatkan Senin (11/7/2023) dan tiba di Surabaya pada Selasa (12/7/2023). Kemudian sampai di rumah di Medewi, Rabu (13/7/2023), keesokan harinya.
Sebelum Siti Maryam, kata Muslihin, ada 2 orang jemaah haji yang juga dipulangkan lebih awal. Sehingga sekarang tinggal 76 orang dari total 79 jemaah haji asal Jembrana yang berangkat menunaikan ibadah haji.
“Diharapkan mereka akan tiba di Jembrana pada hari Sabtu, 22 Juli 2023 sekitar pukul 17.00,” ungkapnya.
Sebanyak 9 jemaah haji tambahan dari Jembrana rencananya akan pulang lebih awal pada bulan Agustus 2023 mendatang. Mereka yang tergabung dalam  kloter 45 sebelumnya diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah pada tanggal, 23 Mei 2023.
Dari 9 orang tersebut, 5 orang akan kembali ke Jembrana. Sedangkan 4 orang sisanya akan turun di Surabaya dan Banyuwangi. “Seluruh jemaah haji dalam keadaan sehat. Ini menjadi prioritas utama sampai jemaah haji kembali ke tanah air,” ujarnya. (Komang Tole)
Baca Juga :  Penggunaan Alat Pengering Cabai Berbahan Bakar LPG untuk Kelompok Tani Sekarning Jati di Sekartaji, Tabanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here