Pickup Bawa 400 Liter Pertamax Terbakar di Bypass Ngurah Rai Sesetan

0
38

Balinetizen.com, Denpasar

Mobil Daihatsu Pickup bernomor polisi 8823 KC yang membawa sekitar 400 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax terbakar di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sesetan, Denpasar Selatan, Bali, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 16.57 Wita, tepatnya di sebelah kantor PT BTID.

Pickup berwarna putih tersebut diketahui membawa 16 jerigen Pertamax yang dibeli dari SPBU Matahari Terbit. BBM itu rencananya digunakan untuk kebutuhan bahan bakar boat di Pelabuhan Benoa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pickup tersebut bergerak dari arah timur menuju barat. Saat melintas di lokasi kejadian, seorang pengemudi kendaraan yang berada di jalan tersebut meneriaki pengemudi pickup bahwa bagian belakang kendaraan terbakar.

Pengemudi pickup berinisial WRB alias Ronal, laki-laki berusia 23 tahun asal NTT, kemudian menghentikan kendaraan di lokasi. Karena panik, ia meninggalkan mobil tersebut dalam kondisi masih terbakar.

Api kemudian berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar dikerahkan ke lokasi dan sekitar pukul 17.35 Wita api berhasil dipadamkan.

Berdasarkan keterangan pengemudi, sekitar pukul 15.00 Wita ia membeli Pertamax sebanyak 16 jerigen atau sekitar 400 liter di SPBU Matahari Terbit.

BBM tersebut kemudian dibawa menggunakan mobil pickup menuju Pelabuhan Benoa untuk kebutuhan bahan bakar boat.

Namun, dalam perjalanan, pengemudi mendapat peringatan dari pengendara lain bahwa bagian belakang mobil pickup telah terbakar. Pengemudi yang panik kemudian menghentikan kendaraan dan meninggalkan lokasi.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa mobil pickup yang terbakar telah dipindahkan dari lokasi kejadian.

“Mobil pickup yang terbakar sudah dipindahkan ke pinggir Jalan Raya Serangan,” jelasnya, di Denpasar, Senin (28/9).

Baca Juga :  Potong Tumpeng Bersama Tandai HUT Garda Pemuda NasDem Ke-9

Penyebab kebakaran untuk sementara diduga akibat korsleting listrik pada kendaraan, imbuhnya. Dugaan tersebut masih berkaitan dengan kondisi kendaraan yang disebut baru menjalani turun mesin sekitar dua minggu sebelum kejadian.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut, tandasnya.

“Tidak ada informasi mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut,” pungkasnya.
Penanganan kebakaran telah dilakukan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi.

(jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here