Balinetizen.com, Buleleng
Sebagai wujud komitmen bersama untuk menjaga suasana damai dan persatuan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang di Kabupaten Buleleng, sebanyak 18 pimpinan partai politik peserta Pemilu di Kabupaten Buleleng, Forkompimda Kabupaten Buleleng berpartisipasi dengan penuh keyakinan menandatangani Deklarasi Damai Pemilu 2024.
Pada kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengatakan harapannya terhadap komitmen yang tulus dari semua pihak yang menandatangani deklarasi.
“Kami mengingatkan bahwa kegiatan deklarasi ini bukan seremoni semata, namun janji yang ditandatangani guna memberikan rada aman dan damai bagi masyarakat dipesta demokrasi pada Pemilu 2024 mendatang, ”
Ditegaskan dalam hal ini pihaknya mendorong agar plakat deklarasi damai disebarluaskan dan dipajang di sekretariat partai politik masing-masing, agar seluruh anggota memiliki pemahaman dan komitmen terhadap semangat aman dan damai tersebut.” pungkas Lihadnyana
Sementara itu Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, turut memberikan pandangannya terkait tantangan yang mungkin muncul menjelang dan setelah helatan Pemilu 2024.
“Saat partai politik gencar mendulang suara di masyarakat, akan banyak potensi masalah seperti berita hoax, berita yang menyerang pihak tertentu, dan gesekan SARA yang timbul akibat politik identitas yang dapat memecah kesatuan dan persatuan bangsa,” ucap secara tegas.
Dalam konteks ini, Kapolres Dhanuardana menekankan pentingnya kolaborasi secara menyeluruh dari seluruh pemangku kepentingan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Kami di Polres Buleleng telah mengambil berbagai langkah preventif, termasuk pemetaan daerah rawan dan patroli sambang, untuk memastikan kelancaran proses demokrasi.” tandasnya
Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana mengakui pihaknya menyadari betapa kompleksnya penyelenggaraan Pemilu 2024.
“Jadi kami berharap penandatanganan ini menjadi momentum bagi masing-masing pihak untuk menyadari, bahwa kedamaian masyarakat adalah yang utama,” ujarnya.
Dalam komitmennya, KPU Buleleng akan bekerja sesuai regulasi untuk menciptakan Pemilu 2024 yang aman dan lancar, serta menjaga integritas dan transparansi proses demokrasi.
Lantas seperti apa komentar partai politik, dalam hal ini. Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Buleleng Gede Harja Astawa, SH mengatakan pada hari ini Selasa, 29 Agustus 2023 pihaknya menghadiri undangan dari Kapolres Buleleng dalam rangka deklarasi damai Pemilu 2024 di ruang rapat Kantor Bupati Buleleng.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Karena Pemilu merupakan pesta demokrasi yang akan terselenggara, semestinya dilaksanakan dengan riang gembira seperti pesan dari Prabowo Subianto bahwasannya Pemilu ini harus dinikmati dengan sukacita dan penuh kegembiraan.
“Sebelum deklarasi ini dilakukan, kami sudah di pesan oleh bapak Prabowo agar selalu dalam melaksanakan persiapan Pemilu tetap mengedepankan etika politik, tidak boleh menjelekkan calon-calon lain, tidak boleh mendeskriminasikan capres lain. Dan jika pun ada pihak lain yang menjelek-jelekan Partai Gerindra, para kader partai Gerindra wajib mengabaikannya” ucapnya tegas.
“Kami fokus bekerja untuk rakyat menuju Prabowo menang, Prabowo Presiden Indonesia dan salam Indonesia Raya” pungkasnya. GS

