Balinetizen.com, Gianyar
Bencana hidrometeorologi berupa pohon beringin tumbang terjadi di kawasan Puri Kantor Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Minggu (15/2/2026) sore.
Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, bangunan, serta kendaraan, dan hingga kini masih dalam proses penanganan oleh tim gabungan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya, menjelaskan bahwa kondisi di lokasi kejadian terus mengalami perkembangan. Saat ini, jaringan listrik yang sebelumnya terdampak telah kembali normal, sementara jaringan internet masih belum berfungsi secara optimal.
“Pembersihan material pohon tumbang sudah mencapai sekitar 60 persen. Untuk korban luka-luka masih dilakukan pendataan,” jelasnya, dikonfirmasi.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah fasilitas dilaporkan mengalami kerusakan, di antaranya bangunan usaha, balai serbaguna, tempat suci, serta utilitas umum.
Selain itu, terdapat kerusakan pada kendaraan, yakni dua unit kendaraan roda empat dan tiga unit kendaraan roda dua.
BPBD Gianyar juga mencatat beberapa kebutuhan mendesak yang perlu segera ditangani, meliputi pembersihan sisa material pohon tumbang serta perbaikan utilitas umum seperti lampu penerangan jalan (LPJ), trotoar, dan rambu atau marka jalan.
Lebih lanjut, I Gusti Ngurah Dibya menyampaikan bahwa rencana tindak lanjut (RTL) akan kembali dilaksanakan pada Senin, 17 Februari 2026, mulai pukul 08.00 Wita, dengan melanjutkan penanganan di lokasi kejadian sesuai prosedur yang berlaku.
Penanganan bencana ini melibatkan unsur lintas sektor, antara lain Polsek Ubud, Koramil Ubud, Dinas PUPR, DLH, Dinas Satpol PP dan Damkarmat, PLN, serta pecalang setempat.
BPBD Gianyar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan menghindari area terdampak selama proses pembersihan dan perbaikan masih berlangsung.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

