Balinetizen.com, Badung
Pengenalan dunia penerbangan dan fungsi kebandarudaraan penting untuk ditanamkan sejak usia dini. Melalui program Airport Edu Tour, para siswa diajak untuk melihat lebih dekat bagaimana sebuah bandara beroperasi serta mengenal berbagai peran penting dari para petugas bandara yang bertugas setiap harinya.
Program edukasi ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana belajar yang menyenangkan, tetapi juga memberikan kesan mendalam yang tak terlupakan bagi para peserta didik.
General Manager Bandara, Nugroho Jati, mengungkapkan bahwa program ini dirancang khusus untuk mendekatkan dunia dirgantara kepada generasi muda. Dengan melihat langsung aktivitas di lapangan, siswa-siswi dapat memahami bahwa bandara bukan sekadar tempat naik dan turun pesawat, melainkan sebuah ekosistem besar yang melibatkan banyak profesi krusial.
“Kami berharap pelaksanaan program Airport Edu Tour ini dapat menghadirkan pengalaman tak terlupakan kepada para siswa-siswi peserta, sekaligus memasyarakatkan fungsi bandara serta peranan petugas bandara kepada masyarakat sejak usia dini,” ujar Nugroho Jati, dalam keterangannya Jumat (26/6).
Keberhasilan pemasyarakatan fungsi bandara ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pihak pengelola bandara dengan lembaga eksternal dan institusi pendidikan. Dalam kesempatan kali ini, program lintas sektor tersebut menggandeng UNICEF Indonesia serta SDN No. 4 Tuban.
Aktivitas yang dihadirkan di dalam tur edukasi ini dikemas secara interaktif, mulai dari pengenalan alur penumpang, pemeriksaan keamanan, hingga simulasi ringan tugas-tugas penyelamatan di area bandara. Hal ini dinilai sangat efektif dalam memicu rasa ingin tahu dan memberikan wawasan baru bagi anak-anak.

Pantauan di lokasi, anak anak mengaku senang lantaran diajak berkeliling terminal Domestik, Bandara Ngurah Rai.
Mereka antusias mendengarkan penjelasan Customer Service (CS) soal kebandaraan.
Kepala SD Negeri 4 Tuban, Nyoman Sudarsana, S.Pd., M.Fis., mengungkapkan rasa terima kasih atas keterlibatan sekolahnya dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, program edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pengalaman belajar yang tidak diperoleh di ruang kelas.
“Anak-anak mendapatkan edukasi tentang bagaimana proses dan tata cara ketika berada di bandara. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus menambah wawasan mereka tentang dunia penerbangan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Thematic Event yang melibatkan berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian sosial dan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak di sekitar kawasan bandara.
Pihak sekolah juga menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan pengelola bandara. Menurut Nyoman, kegiatan seperti Airport Edu Tour mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memotivasi siswa untuk berani bermimpi dan meraih cita-cita di masa depan.
Program Airport Edu Tour menjadi salah satu alternatif kegiatan positif selama masa liburan sekolah.
Selain menghibur, kegiatan ini juga memberikan edukasi yang bermanfaat sehingga anak-anak dapat mengenal lebih dekat dunia penerbangan dan operasional bandara secara langsung.
“Kami turut menyampaikan apresiasi kepada UNICEF Indonesia dan juga kepada SDN No. 4 Tuban sehingga kegiatan bernilai sangat positif seperti ini dapat terselenggara dengan sangat baik,” pungkas Nugroho Jati.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

