Rangsangan Berkreativitas, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Dukung Dana Motivasi untuk ST dan Yowana

0
327

Keterangan poto : Ketua DPRD Badung Putu Parwata

 

Balinetizen.com, Badung

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mendukung penuh pemberian dana motivasi masing-masing Rp 10 juta kepada sekeha teruna (ST) dan yowana. Dana motivasi sebagai rangsangan berkreativitas bagi ST dan Yowana.

Hal tersebut diungkapkan Putu Parwata di sela-sela reses di Subak Uma Desa, Canggu, Kuta Utara, Sabtu (12/2/2022). “Kami sangat mendukung pemberian dana motivasi tersebut kepada ST dan yowana untuk rangsangan berkreativitas,” tegas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.

Sebelumnya, Jumat (11/2/2022), Bupati Nyoman Giri Prasta membagikan masing-masing Rp 10 juta kepada 584 ST dan yowana yang ada di Kabupaten Badung. Ini sudah menjadi kesepakatan antara pemerintah dan DPRD serta telah ditetapkan dengan anggaran khususnya mengenai yowana.

“Yowana di seluruh Kabupaten Badung sudah kita tetapkan, sudah di-SK-kan secara resmi. Untuk itu pemerintah dalam hal ini bersama dengan kami (DPRD Badung, red) menyepakati untuk memberikan motivasi,  yowana yang sudah di-SK-kan,” ujarnya.

DPRD Badung kata Putu Parwata, mendorong pemerintah untuk memberikan dana motivasi yang disebut dengan dana kreativitas. Terkait dengan Hari Raya Nyepi Maret mendatang beberapa kreativitas akan dibuatkan.

“Ada yang menggelar pentas seni, ada yang membuat krestivitas ogoh-ogoh dan kretivitas seni lainnya. Jadi pada prinsipnya pemerintah mendorong  generasi muda atau yowana untuk berkreativitas,” terangnya, seraya menyebut kreativitas yowana tidak hanya pada ogoh-ogoh saja, namun adalah kreativitas yang luas.

Dana kreativitas yang diserahkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta secara simbolis di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, lanjut Putu Parwata, merupakan rangsangan kepada generasi muda atau yowana untuk melakukan kreativitas. “Harapan kami generasi muda supaya aktif, sehingga ini menjadi kegiatan yang positif,” tegasnya.

Baca Juga :  1x7 Hari, Tenggat Mahasiswa untuk Pembatalan PKS Universitas Udayana–Kodam

Terkait apakah dana kreativitas yang telah diberikan kepada yowana digunakan untuk pembuatan ogoh-ogoh, secara tegas Putu Parwata mempersilakan karena merupakan kreativitas seni. Namun ogoh-ogoh tersebut tidak dapat diarak karena  adanya Pandemi Covid-19 dan Gubernur Bali dan Satgas Penanganan Covid-19 juga sudah mengeluarkan imbauan.

“Kita sebagai warga masyarakat harus patuh dan taat pada apa yang telah diputuskan  dalam sebuah peraturan untuk kita laksanakan. Jadi terkait kreativitas kita berikan kebebasan,” pungkasnya. (RED-MB)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here