Rasa Air Beda, Air PDAM Sempat Ditolak Warga

0
314
Ilustrasi.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Kebutuhan akan air bersih di Kabupaten Jembrana mengalami peningkatan. Untuk memenuhinya, pihak PDAM Jembrana mengoptimalkan semua sumur bor yang dimiliki.

Belakangan muncul permasalahan khususnya dari pelanggan dikawasan pesisir. Bahkan pelanggan sempat menolak air dari PDAM dengan alasan rasa air yang dialirkan berbeda.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Amerta Jati Jembrana, Ida Bagus Kerta Negara mengakuinya seiring berkembangnya pemukiman di di kawasan Awen di Kelurahan Lelateng dan Kombading di Desa Pengambengan.

Dalam memenuhi kebutuhan air bersih dikawasan tersebut pihaknya mengoperasikan sumur bor yang ada di wilayah Tegal Badeng Timur.

Namun lanjutnya belum lama dialirkan justru mendapat penolakan dari beberapa pelanggan yang katanya rasa airnya berbeda dari sebelumnya. Padahal dari hasil uji lab di provinsi bahkan hingga dua kali kualitas airnya bagus.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih dikawasan itu pihaknya kemudian mengaktifkan sumur bor milik Kementerian PUPR di Desa Baluk. Karena lokasinya cukup jauh permasalahan kembali muncul dimana pada jam-jam puncak air yang keluar terkadang tersendat.

“Kami sudah memohon untuk mengoprasikan sumur bor milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida” ujarnya, Kamis (18/2).

Disebutnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih terhadap 24.570 pelanggan dibutuhkan 451 liter air perdetik. Sementara dari 36 sumur bor dan dua instalasi pengolahan air (IPA) serta sumber air baku di kawasan hutan baru menghasilkan total produksi 349 liter air perdetik. Sehingga masih kekurangan 102 liter perdetik.

Mulai tahun 2021 pihaknya secara bertahap akan memanfaatkan air dari hulu, baik dari pegunungan maupun sungai. Selain itu untuk menambah produksi juga akan bersinergi dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS). (MT)

Baca Juga :  Sekda Adi Arnawa Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Banjar Anyar, Kuta Bersumber dari CSR Bank BPD Bali

 

Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here