Reses, Ratusan Warga Desa Pesedahan Titip Aspirasi Kepada Sumadi

0
163

Balinetizen.com, Karangasem

Ratusan warga Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Karangasem, antusias mengikuti reses anggota DPRD Karangasem Dapil III, I Nyoman Sumadi, yang digelar di Balai Banjar setempat, Selasa (5/8/2025).

Dalam reses masa persidangan III tahun sidang 2024-2025 ini, warga memanfaatkan momentum tersebut untuk menitipkan berbagai aspirasi secara langsung dengan harapan agar dapat diperjuangkan oleh anggota dewan yang mewakili dapil mereka.

Sejumlah aspirasi yang disampaikan warga didominasi oleh usulan terkait perbaikan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari perbaikan ruas jalan Pesangkan–Ketug, Manggis–Selumbung, hingga jalur Depo Manggis, Banjar Seraya–Antiga. Selain itu, warga juga mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan di jalur Apit Yeh–Selumbung, serta mengusulkan program bedah rumah dan rehabilitasi rumah tak layak huni.

Selain itu, aspirasi juga datang dari bidang pendidikan, perwakilan dari beberapa gugus yang hadir berharap agar mendapat bantuan sarpras penunjang seperti perangkat crombook dan laptop. Begitu juga dengan fasilitas lainnya seperti rehab ruang kelas dan usulan pembangunan ruang lab hingga tembok penyengker sekolah termasuk penuntasan kekurangan tenaga guru dengan harapan agar dapat diperjuangkan guru relawan atau pengabdi dapat dibiayai dari pengelolaan dana bos.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sumadi menyampaikan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan usulan masyarakat hingga dapat terealisasi. Ia juga menjelaskan bahwa beberapa usulan hibah dan bantuan sosial yang sebelumnya difasilitasi, kini sudah mulai cair. Sementara beberapa lainnya masih dalam proses verifikasi, dengan harapan bisa terakomodasi dalam anggaran perubahan.

“Semua masukan ini menjadi catatan penting bagi kami. Saya akan terus mengawal agar aspirasi masyarakat ini bisa diwujudkan,” ujar Sumadi di hadapan sekitar 250 peserta yang hadir, terdiri dari tokoh masyarakat, kalangan pemuda, hingga kaum perempuan.

Baca Juga :  Jaminan Reklamasi, Cara Pemerintah Selamatkan Lahan Pasca Penggalian

Sumadi juga menyampaikan bahwa secara umum alokasi anggaran saat ini masih difokuskan pada program prioritas pemerintah daerah, terutama penuntasan krisis air bersih di Karangasem. Program ini menjadi salah satu komitmen utama Bupati Karangasem yang ditargetkan rampung dalam dua tahun.

“Kita semua tahu kebutuhan air bersih sangat mendesak di banyak wilayah. Maka, prioritas anggaran masih banyak diarahkan ke sana, sambil tetap memperjuangkan usulan-usulan masyarakat lainnya,” jelasnya. (RED-BN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here