
Balinetizen.com, Denpasar-
Rumah seorang paranormal Harimastuti atau dikenal dengan sebutan Eyang Ratih di Jalan Batas Dukuh Sari Gang Merak no 18 Sesetan, Densel dibobol orang Minggu (12/4). Peristiwa yang terjadi pada tengah hari itu diketahui beberapa tetangga korban diantaranya Pak Yoyok. Pihak keluarga korban, Joko Sugianto,Senin (13/4) mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke SPKT Polresta Denpasar. “Rumah itu kosong, korban ada di Jawa, saya tahu ada kejadian dari tetangga, “ujar Joko Sugianto usai lapor ke Polresta didampingi pengacara Nyoman Budiarta.
Dijelaskan Sugianto kejadian itu tidak mengakibatkan kerusakan pada kunci pintu pagar. Pelaku selanjutnya mengganti gembok pagar itu dengan gembok baru. Dari keterangan saksi, pelaku pembobolan itu bernama Hercules atau Syarif. Saksi Padma dikatakan Sugianto mengetahui pelaku lainnya bernama Pak Dewa dan Pak Agung.
Sugianto menambahkan ada dugaan kejadian ini ada kaitannya dengan masalah sengketa rumah tersebut yang kini masih dalam proses penyelidikan Polresta Denpasar. Joko Sugianto melaporkan Ketut Gede Pujiyama alias I Ketut Gede melakukan penipuan. Kok bisa? Singkatnya pada Agustus 2010 lalu Sugianto membeli tanah seluas 2,5 are seharga 150 juta ke Gede Pujiyama. Setelah tanah itu dibangun dan ditempati Eyang Ratih ada dua orang yang mengklaim sebagai pemilik tanah.
Mereka adalah I Wayan Padma dan Haji Dedik Sunardi.”Saya konfirmasi ke terlapor tapi mengaku tidak jual ke orang lain. Itu yang kini ditangani Polresta. Jadi saya duga pembobolan itu terkait dengan masalah awal karenabPujiyama juga tahu yang bobol Hercules, “sambung Sugianto.
Sementara Budiarta menambahkan perkara. penipuan sudah ditindaklanjuti oleh penyidik Reskrim. Sejumlah saksi sudah dipanggil dan dimintai keterangan. “Untuk laporan perusakan sudah saya kordinasikan tinggal menunggu petunjuk Kasat Reskrim,”terang Budiarta.
Editor : SUT
