Balinetizen.com, Jembrana
Musibah kebakaran terjadi di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kamis (19/6/2025) dini hari. Rumah semi permanen milik Ketut Suantara (67), petani warga Banjar Munduk, ludes terbakar.
Dari informasi peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Api pertama kali dilihat tetangga korban bernama Ni Ketut Seri. Saksi melihat api disamping rumahnya sudah membesar.
Saksi kemudian berteriak minta tolong ke tetangga dan warga lainnya. Tidak berselang lama, warga berdatangan untuk membantu memadamkan api. Dan salah seorang warga menelpon Kade Edi Setiawan meminta tolong untuk menghubungi petugas Damkar Pemkab Jembrana.
Tidak beberapa lama petugas Damkar tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan kurang lebih sekitar 60 menit.
Selain rumah berukuran 4X6 meter persegi, api juga membakar isi rumah seperti tempat tidur springbed, lemari pakaian dan rak perabotan rumah tangga serta empat buah ban mobil.
Kasat Pol PP Jembrana Made Leo Agus Jaya, Kamis (19/6/2025), membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Dan untuk melakukan penanganan pihaknya menerjunkan dua unit Damkar dan dua unit kendaraan tangki air ke lokasi.
“Yang terbakar rumah semi permanen. Lama penanganan kurang lebih sekitar 60 menit menghabiskan 5000 liter air,” ujarnya.
Pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian untuk mengetahui penyebab musibah kebakaran tersebut. Pemilik rumah diduga mengalami kerugian hingga puluhan juta dari kejadian tersebut. (Komang Tole)

