Sakit, WNA India Dievakuasi dari Kapal Rute Australia-Batam di Perairan Bali

0
243

 

Balinetizen.com, Denpasar

Tim SAR Gabungan sukses melaksanakan operasi evakuasi medis (medivac) terhadap seorang kru kapal LC Astrolabe yang mengalami gangguan kesehatan serius di perairan Selat Badung, Bali, pada Senin pagi (19/1/2026).

Korban diketahui bernama Sriram Veeramani Krishnan (43), seorang warga negara asing (WNA) asal India. Ia diduga mengalami gejala stroke saat kapal dalam perjalanan panjang dari Australia menuju Pulau Batam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas), I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan awal dari agen kapal, PT. Bayu Cipta Samudra. Mengingat kondisi kesehatan kru yang memburuk, diputuskan untuk melakukan prosedur intercept atau penjemputan di tengah laut.

Berdasarkan hasil plotting, koordinat evakuasi ditentukan pada posisi 8°46’11.99″S – 115°14’37.17″E. Jarak tempuh menuju lokasi mencapai 3,08 Nautical Mile (NM) dari daratan dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit.

Sekitar pukul 08.00 WITA, sebanyak 10 personel tim SAR gabungan berhasil menjangkau kapal LC Astrolabe. Sebelum dipindahkan, tim medis dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar dan Klinik Nusa Medica melakukan pemeriksaan awal di atas kapal.

“Kondisi pasien dinyatakan stabil saat pemeriksaan awal, sehingga memungkinkan untuk dilakukan mobilisasi tanpa penanganan khusus selama proses pemindahan ke darat,” ujar Nyoman Sidakarya.

Proses evakuasi dari kapal ke dermaga memakan waktu kurang lebih 40 menit. Setibanya di darat, Sriram langsung dilarikan menggunakan ambulans menuju RS Siloam untuk mendapatkan diagnosa pasti dan perawatan intensif terkait gejala stroke yang dialaminya.

Keberhasilan operasi medis ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai unsur, di antaranya: Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas), Lanal Denpasar & Ditpolairud Polda Bali, Imigrasi dan VTS Pelabuhan Benoa, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan & Klinik Nusa Medica dan Polsek Kawasan Benoa.

Baca Juga :  Desa Manistutu Jembrana masuk daftar 75 desa wisata terbaik ADWI 2023

Operasi berakhir setelah korban tiba di rumah sakit dengan aman. Hingga berita ini diturunkan, pasien masih dalam observasi tim medis RS Siloam.

 

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here