“Sasmita” Tanda dari Alam Rokhani Bali agar Pemimpin Bali Segera Berbenah

0
52

Balinetizen.com, Denpasar

Berdasarkan informasi dari tokoh Desa Pakraman Tajun, Drs.Made Suyasa MSi, mantan perbekel Tajun, sekarang anggota Pokli (Kelompok Akhli) Bupati Den Bukit/Buleleng, kulkul ring Pura Cri Dalem Solo, lingha pakulun Cri Masula-Masuli “metangguran” bergema, di tengah ke heningan malam, Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 22.00 wita, Redite Menail, Sasih Ketiga. Peristiwa ini muncul, 4 hari sebelum raina Tilem Ketiga, “pengempak” upakara “Nyumun Sari” ring Pura Dalem Dasar Desa Pakraman Tajun.

Menurut Jro Gde Sudibya, Pakulun Cri Masula-Masuli, raja Bali di periode awal Bali Mula, yang mewariskan: Bhairawa Paksa, pemujaan otentik Agama Alam, dalam bahasa sekarang “Tuhan Seru Sekalian Alam”.

“Warisan kepemimpinan yang “tak lelang oleh panas, tak lapuk oleh hujan”, respek, berguru pada Alam, kepemimpinan berbasis spiritualitas murni Alam, dengan indikator “keras” kepemimpinan harus membawa keadilan, berbasis tertib sosial, dengan penegakan hukum tanpa kompromi,” kata Jro Gde Sudibya, intelektual yang bermukim di Desa Tajun, di “Kaji Kangin” Bukit Sinunggal, pengamat kecenderungan masa depan, Selasa 8 September 2026.

Dikatakan, pesan Alam dari Cri Masula-Masuli dalam konteks multi krisis ke kinian dalam kepemimpinan Bali:
a.Berhenti terpenjara oleh keinginan, keserakahan yang merusak tatanan kebijakan dan tatanan sosial yang membuat Bali “benyah latig” secara fisik Alam dan sosial kultural. Sebelum Alam mengirimkannya ke penjara, rumah prodio dalam artian sebenarnya.

b.Mereka yang bernaung di bawah kemegahan Lingha Bajra Sandhi yang diwariskan sang penggagas Gubernur Mantra, kawasan Niti Mandala Renon, kembali ke spirit kepemimpinan Tuhan Indra, kalau tidak mau “digilas” oleh kekuatan Bajra yang merupakan cakti Tuhan Indra.

c.Mengambil keteladanan dari pakulun raja Cri Dalem Solo, kepemimpinan diabdikan untuk tegaknya keadilan, bukan untuk dipertukarkan, diperdagangkan, atau sekadar “parekan” dari penguasa dari rimba raya kekuasaan Batavia ekh Jakarta.

Baca Juga :  Dengan "Ucok" Pemkab Badung Beri Jaminan Sosial Tenaga Kerja Sektor Formal dan Informal

Jurnalis Nyoman Sutiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here