Balinetizen.com, Buleleng
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd membuka pelaksanaan Jambore Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng, pada Jumat (26/9/2025) di Lapangan Seririt, Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya, Suyasa menyoroti integritas karakter generasi muda untuk dijaga dan dilaksanakan sebagai pilar penting dalam membangun bangsa yang tangguh.
“Integritas karakter generasi muda dalam menghadapi tantangan jaman sangatlah penting. Oleh karena itu, kita berharap semua saling bahu membahu untuk memperkuat generasi ini demi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya menegaskan.
Sekda Suyasa yang juga Ketua Kwarcab Buleleng lebih lanjut mengatakan menjaga dan melaksanakan integritas karakter generasi muda merupakan keselarasan antara nilai-nilai moral, ucapan, dan tindakan. Sehingga dengan integritas tinggi akan menunjukkan kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan etika dalam kehidupan sehari-hari di era digital yang penuh tantangan ini.
Dihadapan 366 peserta anggota Pramuka Penggalang se-Buleleng yang berasal dari 33 pangkalan pasukan penggalang yang berasal dari SMP, termasuk 8 peserta diantaranya dari SLB, Sekda Suyasa memberikan pesan untuk mampu menjaga fisik dan mental.
“Fisik dan mental dalam kegiatan ini agar lebih kuat, sehingga lebih siap menghadapi berbagai jenis kegiatan. Dan hal ini penting menjadi perhatian, sehingga acara seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi membangun kesadaran baru tentang disiplin diri,” jelasnya.
Selanjutnya terkait dengan keterlibatan peserta dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Buleleng, Sekda Suyasa memastikan keterlibatannya telah diatur secara khusus. Sehingga seluruh kegiatan mampu diikuti dengan baik.
“Ya tentu nanti secara teknis di Panitia Jambore, karena itu kemungkinan besar akan ikut di tingkat daerah. Artinya dalam hal ini pasti akan diberi ruang khusus untuk nanti ikut di tingkat daerah, dan tidak menutup kemungkinan juga ke nasional,” pungkas Suyasa.
Sementara itu, Ketua Panitia, I Dewa Made Susastra Ginata dalam laporannya menerangkan bahwa Jambore Cabang yang merupakan kegiatan pertemuan besar Pramuka Penggalang dilaksanakan 26 – 28 September 2025. “Jambore Cabang merupakan kegiatan lanjutan dari Jambore Ranting yang dilaksanakan di setiap kecamatan. Sehingga dalam kegiatan Jambore Cabang juga mempersiapkan kegiatan serupa untuk di tingkat daerah atau provinsi. Tentunya, kegiatan Jambore Cabang yang akan digelar ini sebagai ajang seleksi untuk peserta yang akan mengikuti kegiatan Jambore Daerah sekitar bulan Desember yang akan datang termasuk nantinya ke Jambore Nasional ditahun mendatang,” papar Dewa Susastra.
Dalam kegiatan Jambore Cabang ke-VIII Pramuka Penggalang di Buleleng mengusung tema ‘Melalui Jambore Cabang, Wujudkan Pramuka yang Ceria, Cerdas dan Berkarakter menuju Indonesia Emas’ serta motto kegiatan ‘Temu, Cerdas, Gembira’ akan mampu melahirkan pemimpin masa depan sebagai generasi emas.
Kegiatan yang dibuka secara resmi dengan penancapan kapak kegiatan dan pengalungan tanda peserta kegiatan dilakukan dalam bentuk perkemahan dan dibagi dalam Kegiatan Umum dan Kegiatan Khusus.
Pada kegiatan umum meliputi mental spiritual, seni budaya dan wawasan, sementara pada kegiatan khusus meliputi petualangan, wisata, iptek, keterampilan dan bakti masyarakat serta kegiatan kreativitas. GS

