Balinetizen.com, Jembrana
Untuk yang kesekian kalinya kebakaran lahan terjadi di wilayah Kabupaten Jembrana, Bali. Amukan si jago merah membakar lahan berisi pohon bambu seluas kurang lebih 15 are.
Kebakaran lahan ini terjadi di wilayah Lingkungan Awen Lelateng, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Minggu (11/10/2026) siang. Api dengan cepat membesar disebabkan banyak terdapat daun kering yang mudah terbakar.
Dari informasi, api pertama kali diketahui oleh Ni Ketut Sunarti, istri dari Wayan Suartama (51) pemilik lahan sekitar pukul 15.16 WITA. Ia yang saat itu sedang membersihkan kebun melihat api di lahan kebun bambu yang ada di belakang rumahnya.
Melihat api terus merembet dan semakin membesar, ia kemudian memanggil suami dan cucunya yang bernama Cika. Khawatir terjadi sesuatu, Cika selanjutnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Jembrana.
Menindaklanjuti laporan tersebut, empat unit kendaraan Damkar diterjunkan menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar berjibaku selama kurang lebih 2,5 jam.
Tidak diketahui dengan pasti darimana asal sumber titik api hingga mengakibatkan kebakaran lahan tersebut.
Kasatpol Jembrana Ketut Eko Susilo Artha Permana, Minggu (11/10/2026), membenarkan kejadian lahan tersebut. “Lama penanganan sekitar 2,5 jam dengan menghabiskan 33 ribu liter air,” sebutnya. (Komang Tole)

