Balinetizen.com, Jembrana-
Satu persatu dukungan terus mengalir untuk pasangan calon (paslon) nomor urut 1 paket Bangsa (Kembang-Sugiasa). Kali ini dukungan dan kebulatan tekad datang dari pesemetonan Dalem Tarukan Jembrana. Mereka kompak bersatu memenangkan paket Bangsa pada pemilukada Jembrana 2020.
Komitmen itu ditegaskan tokoh sekaligus Ketua Pesemetonan Dalem Tarukan Jembrana, Kade Sudiana saat menghadiri acara Para Gotra Sentana Dalem Tarukan bersama paket Bangsa, disalah satu rumah makan di Kecamatan Jembrana, Minggu (11/10). Turut hadir calon Bupati Jembrana dari pasangan calon nomor urut 1, I Made Kembang Hartawan.
Pertemuan yang digelar terbatas dengan mengedepankan protokol kesehatan ini diikuti anggota pesemetonan dari masing-masing kecamatan berjumlah maksimal 50 orang.
“Keluarga besar kami sudah bersepakat untuk mendukung dan siap “ngayah” memenangkan paslon nomor 1 paket Bangsa. Kesepakatan ini bukan keputusan buru-buru, melainkan hasil paruman di pesemetonan kami sebelumnya” ujarnya.
Menurutnya pesemetonan di Jembrana memiliki 2.674 trah dalem keluarga besar. Mereka tersebar di lima kecamatan di Jembrana. Sebenarnya banyak yang mau datang menyampaikan aspirasi dan kebulatan tekad. Tetapi karena adanya pembatasan disiplin protokol kesehatan sehingga dibatasi masing-masing kecamatan hanya 10 orang sehingga acara diikuti tidak lebih dari 50 orang.
Terkait alasan mendukung paslon nomor 1, Sudiana menjelaskan lebih kepada sosok figur, yang mana paslon paket Bangsa (Kembang-Sugiasa) sudah teruji dan memiliki pengalaman, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif dan juga memiliki jejak recod bersih.
“Kita melihat figur. Keduanya dipercaya duduk di dieksekutif dan legislatif. Artinya apa, mereka dipercaya karena peduli dengan masyarakat. Coba kalau tidak peduli, tidak mungkin dipilih. Kan begitu logikanya” tandasnya.
Dukungan yang diberikan Pesemotan Dalem Tarukan juga melihat faktor satu jalur adanya kesamaan, baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun sampai ke daerah. Hal ini disebutnya akan sangat membantu komunikasi dan percepatan pembangunan.
Dirinya juga melihat komiten Gubernur Bali, Wayan Koster sangat peduli dengan adat istiadat. Salah satunya dengan dikeluarkannya Perda desa adat dan sejumlah bantuan adat yang sudah diberikan untuk ngajegan adat Bali.
“Kami juga pertimbangkan itu sehingga visinya sama untuk perkuatan adat Bali kedepan. Tidak ada alasan lain selain memenangkan paslon nomor urut 1 yang searah dengan pemerintah pusat dan provinsi” tandasnya.
Ia juga berharap agar kedepan paket Bangsa memperjuangkan sektor pendidikan di Jembrana. Mulai dari kademis SDM, kompetensi guru hingga tersedianya pelatihan kerja maupun kewirausahaan dalam mendukung kompetensi. Bekal akademis maupun kompetensi itu dinilainya akan mendukung meningkatnya kesejahteraan masyarakat Jembrana.
“Jadi sekali lagi komitmen kami hari ini, bukan sekedar kebukatan tekad. Tapi komitmen untuk siap ngayah berjuang memenangkan paket Bangsa” pungkasnya. (Komang Tole)
Editor : SUT

