Ket. Foto : Bantuan rehabilitasi Rumah Maggot diserahkan langsung oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan Ny. Ida Ayu Alit Maharatni Purwanasara, kepada Ketua Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Ana Rohanah Salamah, Selasa (23/6) di Rumah Maggot Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan.
Balinetizen.com, Denpasar
Sinergi dalam pengelolaan sampah berbasis sumber terus diperkuat di Kota Denpasar. Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma bersama TP PKK Kota Denpasar menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Maggot kepada Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa (23/6). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-29 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa, kepada Ketua Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Ana Rohanah Salamah. Bantuan yang diberikan meliputi rehabilitasi rumah maggot, pembangunan toilet, pembuatan sumur gali, tong sampah edukasi, serta sambungan baru listrik PLN guna mendukung operasional pengelolaan sampah organik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan Ny. Ida Ayu Alit Maharatni Purwanasara, Perbekel Desa Pemogan I Made Suwirya, serta jajaran TP PKK Desa Pemogan.
Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengapresiasi keberadaan Rumah Maggot di Kampung Islam Kepaon, Desa Pemogan, yang selama ini menjadi salah satu pusat pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat. “Dedikasi yang dilakukan oleh Ketua Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Ana Rohanah Salamah, telah memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan pelajar dalam memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dini,” ujar Antari Jaya Negara.
Antari Jaya Negara berharap bantuan yang diberikan dapat semakin meningkatkan kapasitas budidaya maggot sekaligus memperkuat fungsi Rumah Maggot sebagai pusat pembelajaran lingkungan. Selain menjadi tempat pengolahan sampah organik, kawasan tersebut juga dikembangkan sebagai sarana edukasi melalui program Ruang Belajar Griya Bestari yang diinisiasi TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, pelajar, dan kelompok perempuan mengenai pemanfaatan sampah organik melalui media maggot.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa, mengatakan bahwa dukungan terhadap Rumah Maggot Pemogan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sebagai perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan air minum, pihaknya memandang pengelolaan sampah dan pelestarian sumber daya alam sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya,” harapnya.
Ketua Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Pemogan, Ana Rohanah Salamah, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Melalui budidaya larva Black Soldier Fly (BSF), sampah organik rumah tangga dapat diolah menjadi pakan bernilai ekonomi dan menghasilkan kasgot yang bermanfaat sebagai pupuk organik. Melalui kolaborasi antara TP PKK Kota Denpasar, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, dan masyarakat, diharapkan kesadaran dalam pengelolaan sampah dari hulu semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
(Pur/humasdps)

