Sinergi BGN Dan Satgas MBG Buleleng Makin Solid, Respons Cepat Pemkab Buleleng Dukung Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

0
29

 

Balinetizen.com, Buleleng

Sinergi dan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Buleleng terus menunjukkan hasil positif. Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Buleleng, Rusdianto, mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendukung pelaksanaan Program MBG, mulai dari koordinasi, penyediaan data, fasilitasi rapat evaluasi, hingga penyediaan kantor kesekretariatan MBG. Hal tersebut disampaikan saat rapat evaluasi MBG semester 1 tahun 2026 di ruang rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Jumat, (10/7).

Menurut Rusdianto, komunikasi yang terjalin antara BGN, Satgas MBG, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng menjadi salah satu kunci kelancaran pelaksanaan program di daerah. “Kolaborasi di Kabupaten Buleleng sangat luar biasa. Satgas MBG memiliki respons yang cepat terhadap setiap kebutuhan koordinasi maupun arahan yang disampaikan, baik dari BGN maupun pemerintah pusat. Rapat evaluasi dapat difasilitasi secara rutin dan komunikasi berjalan sangat baik sehingga pelaksanaan program semakin optimal,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng yang telah memfasilitasi kantor kesekretariatan MBG, bahkan menjadi kabupaten pertama di Provinsi Bali yang menyediakan sekretariat khusus untuk mendukung operasional Program MBG.

“Kantornya ada di belakang Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng sebelah pers room di Kantor Bupati. Keberadaan sekretariat ini sangat membantu koordinasi lintas sektor, mempercepat komunikasi, serta memudahkan pelayanan dan penyelesaian berbagai kebutuhan administrasi maupun operasional di lapangan,” jelasnya.

Rusdianto menambahkan, hingga saat ini sebanyak 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kabupaten Buleleng atau sekitar 54 persen dari kebutuhan ideal. Secara keseluruhan, Buleleng diperkirakan memerlukan sekitar 63 hingga 67 SPPG agar seluruh penerima manfaat dapat terlayani secara optimal, dengan mempertimbangkan jumlah sasaran dan kondisi geografis wilayah.

Baca Juga :  Bupati Resmikan Bale Banjar Muluk Babi Sangeh, Bangga Kualitas Fisik Balai Banjar Luar Biasa

Memasuki tahun ajaran baru, seluruh SPPG mulai melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyiapan sumber daya manusia, simulasi operasional, pembersihan fasilitas, pengecekan peralatan, hingga pembaruan data penerima manfaat melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat juga dapat menyampaikan saran maupun pengaduan melalui pihak sekolah, media sosial masing-masing SPPG, maupun langsung kepada Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Buleleng.

Rusdianto berharap sinergi yang telah terbangun antara Badan Gizi Nasional, Satgas MBG, Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan aman, lancar, tepat sasaran, dan mampu menjangkau seluruh penerima manfaat.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Putu Witari mewakili pimpinan selalu Sekretaris Satgas MBG Buleleng mengatakan, Satgas MBG Kabupaten Buleleng turut menyosialisasikan kembali Surat Keputusan (SK) Bupati Buleleng tentang pembentukan Satgas MBG Kabupaten Buleleng. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman seluruh anggota terhadap struktur organisasi, tugas, dan fungsi masing-masing dalam mendukung pelaksanaan Program MBG.

Rapat juga membahas berbagai kendala yang masih ditemui di lapangan, baik yang disampaikan oleh perangkat daerah maupun pihak kecamatan. Setiap permasalahan didiskusikan bersama Koordinator Wilayah BGN dan Sekretariat Satgas MBG Kabupaten Buleleng untuk menghasilkan langkah-langkah penyelesaian yang cepat dan terukur.

Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Koordinator Wilayah BGN melalui arahan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah agar pelaksanaan program berjalan sesuai target.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Buleleng dan BGN, Program MBG diharapkan dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan tepat sasaran. Pendampingan tersebut sekaligus memastikan manfaat program dapat dirasakan oleh seluruh kelompok penerima, mulai dari peserta didik hingga kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), sebagai bagian dari upaya menekan stunting, membangun sumber daya yang sehat, berkualitas, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. GS

Baca Juga :  Raih WTP dan PAD Lampaui Target, Gubernur Koster Puji Kerja Keras Semua Pihak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here