SMA Negeri 5 Jember Gelar Sosialisasi SPMB 2026, Libatkan Ratusan Calon Wali Murid

0
57

 

Balinetizen.com, Jember

SMA Negeri 5 Jember menggelar kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 pada Rabu (6/5). Kegiatan ini ditujukan khusus bagi para orang tua calon siswa baru guna memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme penerimaan tahun ini.

Kepala sekolah, Muhammad Lutfi Helmi, menjelaskan bahwa sosialisasi hari ini difokuskan kepada wali murid karena para siswa SMP sedang menjalani ujian sekolah.

“Seharusnya kami juga mengundang calon siswa, namun karena mereka masih ujian, maka kami prioritaskan orang tua. Total sekitar 300 calon wali murid hadir dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung di masjid sekolah dengan penyampaian materi oleh operator sekolah, Ibu Ika, yang menjelaskan secara rinci terkait teknis pelaksanaan SPMB 2026.

Dalam pemaparannya, pihak sekolah menyampaikan adanya sejumlah perubahan dalam sistem SPMB tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu perubahan utama terletak pada urutan jalur pendaftaran.

“Tahun sebelumnya dimulai dari jalur afirmasi, kemudian prestasi, lalu domisili. Tahun ini berubah, dimulai dari jalur domisili terlebih dahulu, baru afirmasi dan prestasi,” jelas Lutfi.

Selain itu, terdapat perubahan pada persentase kuota di masing-masing jalur serta sistem pembobotan penilaian calon siswa. Salah satu hal baru adalah dimasukkannya nilai TKA (Tes Kemampuan Akademik) sebagai bagian dari penilaian.

“Dulu belum ada nilai TKA, sekarang sudah menjadi salah satu komponen penilaian karena hampir semua SMP di Jawa Timur sudah menerapkannya,” tambahnya.

Perubahan lain juga terjadi pada sistem pemenuhan pagu. Jika sebelumnya dilakukan di setiap jalur, kini pemenuhan pagu dilakukan di tahap akhir setelah seluruh proses seleksi selesai.

Untuk tahun ajaran 2026, SMA Negeri 5 Jember membuka sebanyak 8 rombongan belajar (rombel) dengan total kuota sekitar 288 siswa.
“Jumlah undangan kita sesuaikan, sekitar 300 orang, mendekati total pagu yang tersedia,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab. Badung Gelar Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda, Bahas Persiapan Pemilihan PAW dan Pilkel 2026

Lutfi juga menerangkan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari tahapan berjenjang yang telah dilakukan sebelumnya. Mulai dari sosialisasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur kepada sekolah, kemudian dilanjutkan di tingkat rayon.

SMA Negeri 5 Jember sendiri tergabung dalam Rayon 2 bersama beberapa sekolah lain seperti SMA Negeri 3, SMA Negeri 4, SMA Arjasa, serta SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 3 Jember. Sosialisasi tingkat rayon telah dilakukan sebelumnya dengan menyasar sekolah-sekolah SMP.

“Setelah itu, masing-masing sekolah melaksanakan sosialisasi kepada orang tua, seperti yang kita lakukan hari ini,” jelasnya.

Sosialisasi ini dilaksanakan serentak oleh seluruh SMA Negeri di Kabupaten Jember berdasarkan kesepakatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini, seluruh calon siswa dan wali murid dapat memahami alur SPMB dengan baik sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan kondusif.

“Harapannya tidak ada kebingungan di masyarakat, semua bisa memahami prosedurnya dan pelaksanaan SPMB 2026 berjalan tanpa kendala,” pungkas Lutfi. (Bam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here