Balinetizen.com, Buleleng
Ketua TP PKK Ny. Wardhany Sutjidra menjadi narasumber dalam podcast Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng bertajuk PETUAH NGOPI (Penegak Peraturan Daerah Ngobrol Pintar dan Inspiratif) langsung dari Ruang Sekretariat PKK, Jumat (24/4).
Dalam podcast tersebut Ny. Wardhany menjelaskan pentingnya peran perempuan dalam mendukung program kerja pemerintah daerah yang berkaitan dengan posyandu 6 SPM, 10 Program Pokok PKK, dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).
Dikatakan Ny. Wardhany, perempuan sebagai ibu rumah tangga memiliki peran strategis dalam membina dan mengajarkan anggota keluarga untuk memilah sampah sebelum dibuang ke tempat pemrosesan akhir.
“Jika demikian maka 65 persen pengelolaan sampah sudah diselesaikan dari rumah kita masing-masing,” ujarnya.
Ny. Wardhany Sutjidra tidak menampik adanya oknum masyarakat yang masih sembarangan bahkan “kucing-kucingan” dengan petugas untuk membuang sampah. Hal itu dikarenakan pola pikir masyarakat yang sejak dulu dimanjakan oleh pemerintah.
“Sehingga jika ada kebijakan baru, barulah terasa berat dijalani,” ungkapnya.
Guna mengubah pola pikir tersebut perlu adanya penegasan dari pemerintah daerah seperti pemberian sanksi untuk memberikan efek jera.
“Bahwa sebenarnya apa yang dicanangkan oleh pemerintah sebenarnya untuk kita sendiri, jika daerah kita bersih maka orang lain akan melirik kita,” katanya.
Terakhir ia mengajak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk lebih kuat dalam menegakkan peraturan daerah (perda). Sehingga tata kelola daripada ruang akan jelas. (RED-BN)
