Terjebak Reruntuhan Rumah, Pemuda Korban Banjir Buleleng Ditemukan Meninggal Dunia

0
361

 

 

Balinetizen.com, Buleleng

Peristiwa pilu melanda Kabupaten Buleleng, Bali. Satu orang korban yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Desa Bakti Seraga akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Jumat (12/6/2026) sore. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat tertimbun puing bangunan.

​Proses pencarian dan evakuasi ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur terkait yang bergerak cepat sejak laporan pertama kali diterima.

​Menurut keterangan resmi dari pihak berwenang, operasi pencarian langsung dilakukan sesaat setelah banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Jumat siang. Tim SAR gabungan langsung membagi personel ke dalam beberapa titik krusial.

​”Kita membagi tim dalam tindak awal pencarian atau penyisiran di daerah lokasi kejadian ini,” terang Kadek Donny Indrawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Buleleng.

​Selain menyisir area darat yang terdampak, Search and Rescue Unit (SRU) juga melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai guna mengantisipasi jika korban terseret arus. Pencarian sungai ini bahkan diperluas hingga ke pinggir Pantai Pengambengan.

​Setelah sempat melakukan penyisiran sungai dengan hasil nihil, titik terang akhirnya didapatkan pada sore hari. Pukul 16.15 WITA, tim menerima informasi krusial mengenai keberadaan korban.

​”Lokasi Penemuan di bawah reruntuhan rumah warga yang roboh akibat terjangan banjir,” jelas Kadek Dony.

​Adapun kendala di lapangan bangunan di sekitar lokasi masih dalam kondisi labil dan rawan roboh susulan.

​Karena kondisi bangunan yang tidak stabil, proses evakuasi berjalan cukup tegang dan memakan waktu hampir satu jam demi menjaga keselamatan tim di lapangan. Pada pukul 17.12 WITA, jasad korban berhasil dievakuasi.

​”Korban diidentifikasi bernama Ricardo Razaq Alghivieri (20). Seusai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Tamba Lepasliarkan Belasan Penyu Hijau Hasil Tangkapan Penyelundupan

​Keberhasilan evakuasi ini tidak lepas dari respons cepat dan sinergi dari berbagai pihak. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sendiri menerima laporan awal pada pukul 13.55 WITA dan langsung mengerahkan tim ke lokasi.(Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here