Terkendala Tenaga Paramedis, Pelayanan Home Care di Jembrana Kurang Maksimal

0
147
Balinetizen.com, Jembrana 
Home care, pelayanan kesehatan bagi para lansia dengan kunjungan ke rumah-rumah di Kabupaten Jembrana, Bali, kurang maksimal. Home care merupakan salah satu program unggulan JKJ Plus dari Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna.
Kepala Puskesmas 1 Jembrana, drg. Ni Ketut Ayu Wardiani mengatakan, program home care bagi para lansia sampai sekarang masih berjalan. Namun sementara pihaknya mengutamakan pelayanan di puskesmas karena keterbatasan tenaga perawat terlebih pasien semakin banyak.
“Minimal ada 2 petugas di masing-masing poli. Karena banyak pasien terkadang kelabakan. Makanya kita utamakan di puskesmas, baru kita ke lapangan,” terangnya, Selasa (12/9/2023).
Menurutnya pemegang program semua sudah terisi. Sementara petugas yang ditugaskan di program home care ini hanya 1 orang. Karena itu untuk memaksimalkannya pihaknya bersinergi dengan pihak desa.
“Sudah kita sampaikan seperti saat musrenbang supaya kelian banjar atau kaling bisa mendata para lansia kalau ada yang membutuhkan pelayanan kesehatan di rumahnya,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Jembrana, dr. Made Dwipayana mengakui, keterbatasan SDM menjadi salah satu kendala dalam pelayanan home care.
“Programnya masih tetap berjalan. Setiap bulan sekali ada pemeriksaan lansia di desa-kelurahan. Karena keterbatasan SDM dan sarana sehingga tidak semua lansia bisa dikunjungi,” ujarnya.
Pihaknya juga menyediakan ambulan bagi lansia yang dengan kondisi sakit berat. Dan jika masyarakat ada yang membutuhkan ambulan agar menghubungi puskesmas terdekat.
“Kami berharap ada dukungan dari berbagai pihak sehingga kedepan pelayanan home care bisa lebih optimal,” ungkapnya. (Komang Tole)
Baca Juga :  Bupati Suwirta Monev Pasar Umum Galiran dan Pasar Seni Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here