Transformasi Sekolah Hijau dengan Eco – Creative di Desa Angantaka

0
220

Balinetizen.com, Denpasar

Belajar, Berkreasi dan Berkarya merupakan tiga kata yang tepat untuk menggambarkan aktivitas yang dilakukan oleh peserta kelompok 1 Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Politeknik Negeri Bali (KKN PPM PNB) di Desa Angantaka. Peserta KKN ini terdiri dari lima jurusan yang ada di Politeknik Negeri Bali yaitu Jurusan Administrasi Bisnis, Jurusan Akuntansi, Jurusan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Elektro dan Jurusan Teknik Sipil. Pelaksanaan KKN PPM PNB ini mengangkat tema “Optimalisasi Potensi Desa menuju Desa Wisata Berbasis Green Tourism” yang dimulai pada tanggal 18 Juli 2025 hingga 5 Agustus 2025.

Dalam kegiatan KKN PPM PNB peserta diwajibkan untuk melaksanakan beberapa program kerja yang dapat membantu beberapa permasalahan yang ada di desa. Salah satu program kerja utama yang dilaksanakan oleh KKN PPM PNB kelompok 1 yaitu kegiatan bertajuk “Eco-Creative”. Kegiatan ini bertempat di salah satu sekolah dasar yaitu SD Negeri 1 Angantaka khususnya pada siswa siswi kelas VI. Program kerja ini mengajak siswa-siswi kelas VI belajar mengenai bagaimana cara untuk memulai sebuah bisnis, mulai dari perancangan, perhitungan harga jual hingga cara untuk memasarkan produk tersebut. Tujuan dengan adanya kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan mengenai bagaimana cara untuk memulai sebuah bisnis hingga memperoleh keuntungan.

Kegiatan edukatif lainnya yaitu dengan memberikan pemaparan mengenai bahaya penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) kepada para siswa-siswi. Materi ini dipilih sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi AI yang dapat berdampak negatif jika tidak digunakan secara bijak. Selain penyampaian materi dan praktik, kelompok KKN juga memberikan kontribusi berupa instalasi alat penyiraman tanaman dengan metode misting (kabut) serta sejumlah tanaman kepada pihak sekolah sebagai bentuk apresiasi atas sambutan hangat dan kerja sama yang diberikan. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah serta disambut dengan antusias oleh seluruh peserta didik dan guru. Ayu Galuh Pujawati selaku wali kelas VI mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan edukatif berupa eco-print yang mampu memanfaatkan bahan alam serta adanya instalasi alat penyiraman tanaman dengan metode misting (kabut) yang sangat bermanfaat untuk di hari-hari berikutnya. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat bagi pihak sekolah maupun siswa siswi dan tentunya kami berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah menerima kami dengan sangat baik” ucap Komang Budayasa selaku Koordinator Desa Kelompok 1 KKN PPM PNB. (pr)

Baca Juga :  Kapolda Bali Resmikan Kantor Polsek Kuta Selatan 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here