Balinetizen.com. Jembrana
Di penghujung tahun 2020 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana kembali bertambah. Selain penambahan, kabar duka juga dirasakan Satgas Covid-19 karena pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana dr. I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan bahwa pada hari Kamis (31/12) ini ada 36 orang warga Jembrana terpapar positif Covid-19. Mereka selanjutnya dirawat di RSU Negara dan di empat puskesmas rawat inap di Jembrana.
Selain itu lanjutnya, hari ini sebanyak 9 pasien juga diijinkan pulang karena dinyatakan sudah sembuh dari Corona Virus Disease-19 (Covid-19). Dari 9 pasien sembuh ini, 7 pasien dinyatakan sembuh setelah mendapat perawatan di RSU Negara dan 2 pasien sebelumnya dirawat di puskesmas rawat inap.
Kabar duka menurutnya kembali dirasakan Satgas Penanganam Covid-19, dimana dalam tiga hari belakangan ada 3 pasien meninggal dunia dengan hasil positif test swab.
Ketiga pasien ini diantaranya pasien perempuan berusia 44 tahun dari Desa Pengambengan. Pasien ini masuk RSU Negara pada hari Minggu (27/12 dan meninggal dunia pada hari Senin (28/12) dengan hasil diagnosa positif Covid-19,.Pneumonia,
CHF fc IV ec HHD, DM tipe II
ISK komplikata, AKI dd/ ACKD dan anemia berat.
Pasien meninggal dunia selanjutnyan seorang laki-laki berusia 71 dari Desa Pulukan. Pasien ini masuk RSU Negara pada hari Sabtu (26/12) dan meninggal dunia pada hari Selasa (29/12). Dari hasil diagnosa pasien positif Covid-19, pneumonia ARDS DM tipe II, Gastropati DM, Hipertensi dan AKI prerenal.
Pasien ketiga merupakan pasien laki-laki berusia 44 tahun dari Desa Pulukan. Ia masuk RSU Negara pada hari Selasa (29/12) dan meninggal dunia pada hari Rabu (30/12) dengan hasil diagnosa positif Covid 19, DM dan Pneumonia.
“Untuk ketiganya pemakaman dilakukan dengan protokol Covid-19” terang Arisantha, Kamis (31/12).
Disampaikan Arisantha adanya penambahan dan kesembuhan serta kasus meninggal dunia jumlah akumulasi positif Covid-19 di Jembrana mencapai 894 kasus. Sedangkan jumlah akumulasi kesembuhan sebanyak 785 pasien dengan kasus meninggal dunia 24 orang. (Komang Tole)

