Update Erupsi Gunung Anak Krakatau, 42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Terdampak

0
44

Balinetizen.com, Badung

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional sejumlah penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Hingga Minggu (6/9/2026) pukul 15.30 WITA, tercatat sebanyak 42 penerbangan mengalami pembatalan dan penyesuaian jadwal.

Meski terdapat sejumlah penerbangan terdampak, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum masih berjalan normal dan optimal.

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan data tersebut merupakan pembaruan kondisi penerbangan hingga pukul 15.30 WITA.

‘Dari total 42 penerbangan terdampak, pembatalan dan penyesuaian terjadi pada penerbangan kedatangan maupun keberangkatan,” ungkapnya dalam keterangan resminya, Minggu (6/9).

Untuk penerbangan kedatangan, paparnya terdapat tujuh penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK), menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) yang dibatalkan.
Sementara pada penerbangan keberangkatan dari Bali, rinciannya sebagai berikut:
1. Rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) – Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), sebanyak 30 penerbangan dibatalkan dan 1 penerbangan mengalami penundaan (delayed).
2. Rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) – Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP), sebanyak 2 penerbangan dibatalkan.
3. Rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) – Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO), sebanyak 2 penerbangan dibatalkan.
Dengan demikian, hingga pukul 15.30 WITA, terdapat total 42 penerbangan yang mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal.
Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terus melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk memastikan penanganan penerbangan terdampak tetap berjalan.
Koordinasi terutama dilakukan dengan maskapai penerbangan untuk melakukan pembaruan jadwal penerbangan serta menangani calon penumpang yang telah berada di terminal bandara.

Baca Juga :  Puncak Yadnya Massal Desa Adat Kwanji, Bupati dan Wabup Badung Komit Dukung Tradisi Adat dan Agama

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Untuk membantu penumpang yang terdampak, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga menyiapkan layanan service recovery berupa pemberian minuman dan makanan ringan bagi penumpang dari penerbangan terdampak yang telah berada di terminal bandara.

Pihaknya mengimbau calon penumpang untuk melakukan konfirmasi secara berkala kepada maskapai penerbangan masing-masing mengenai status dan jadwal penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.

Informasi terkait layanan kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172.

Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memastikan pemantauan terhadap kondisi ruang udara dan perkembangan penerbangan terus dilakukan seiring peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here