Balinetizen.com, Buleleng
Bak gayung bersambut terhadap Intruksi Gubernur Bali terkait pencapaian 30 persen vaksinasi ke III atau booster yang saat ini terus dilakukan di seluruh kabupaten se Provinsi Bali. Dimana untuk Kabupaten Buleleng, target 30 persen itu akan tercapai dalam kurun waktu tiga hari kedepan.
Ungkapan optimis itu ditegaskan Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng Ida Bagus Suadnyana saat memberikan pengarahan kepada SKPD dalam rapat pembahasan vaksinasi booster, WFO, dan PTMT, di Ruang Unit IV Setda Buleleng, pada Senin, (7/3/2022).
Lebih lanjut, Wabup Sutjidra mengatakan dalam memenuhi target itu, terdapat beberapa strategi yang akan dilakukan dengan melibatkan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng.
“Dalam tiga hari kedepan, 110 ribu orang yang kita targetkan terlebih dahulu untuk lansia. Karena lansia sangat rentan terkena covid-19,” terangnya.
Iapun menjelaskan selain pelaksanaan vaksinasi di pos-pos kecamatan maupun desa yang sudah ditentukan, pelaksanaan vaksinasi booster juga bekerja sama dengan TNI/Polri yang di buka mulai, Selasa, 8 Maret 2022 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.
“Kita sekarang tidak hanya diam di Puskesmas masing-masing, melainkan hadir langsung jemput bola ke desa-desa. Mudah-mudahan kita capai dalam waktu tiga hari ini,” ujar Sutjidra penuh harap.
“Tidak hanya itu, berdasarkan atas Inmendagri di level 3, memungkinkan PTMT di Kabupaten Buleleng kembali dilakukan dengan kapasitas 50 persen dan 4 jam per hari di sekolah. Hal itu, dikarenakan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Buleleng yang makin melandai.” tutupnya. GS

