Walikota Jaya Negara Buka Lomba Mancing Lele Air Deras Banjar Saraswati Kesiman

0
38

Ket. Foto : Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka lomba mancing lele air deras yang diselenggarakan Banjar Saraswati, Kesiman Denpasar dengan penebaran ikan lele di aliran Tukad (sungai) Bindu Kesiman, Minggu Pagi (9/8).

 

Balinetizen.com, Denpasar

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka lomba mancing lele air deras yang diselenggarakan Banjar Saraswati, Kesiman Denpasar dengan penebaran ikan lele di aliran Tukad (sungai) Bindu Kesiman, Minggu Pagi (9/8).

Sejak subuh para peserta datang silih berganti memadati kawasan aliran Tukad Bindu Kesiman. Tidak hanya dari wilayah Kota Denpasar, tampak pula pemancing dari luar Denpasar ikut serta dalam kegiatan ini, dengan membawa serta perlengkapan serta umpan memancing masing-masing.

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Gede Agung Suyoga, dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi lomba mancing diselenggarakan Banjar Saraswati Kesiman. Disamping memberi tempat bagi penghobi mancing serta memberi ruang rekreasi, lomba ini diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran Tukad Bindu.

“Tentu kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini, semoga selain menjadi wahana rekreasi dan hiburan, ini juga menjadi edukasi untuk terus menjaga kelestarian lingkungan atau subak,” ujarnya.

Sementara Kelian Adat Banjar Saraswati, Anak Agung Ngurah Srijaya Widiada menjelaskan, kegiatan lomba mancing bersama ini diselenggarakan dalam rangka penggalian dana untuk menyukseskan Karya Melaspas dan Mendem Pedagingan Banjar Saraswati yang dijadwalkan pada bulan Desember mendatang.

Acara ini diselenggarakan juga sebagai bentuk inovasi kegiatan kemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada penggalian dana, tetapi juga sebagai wadah penyaluran hobi dan peningkat keakraban antarwarga serta pecinta mancing.

Baca Juga :  Sempurnakan layanan, Kampus Kaniva International Luncurkan Kampus Website Baru dan Student Coffee

Lebih lanjut dijelaskan, pihak panitia juga telah menyiapkan sebanyak 500 kilogram lebih ikan lele, ditambah 6 ekor “ikan master” dengan berat masing-masing di atas 3 kilogram.

“Untuk lomba kali ini, kami menyebar sekitar 2.100 kupon dengan harga Rp60.000 per kupon. Peserta yang hadir diperkirakan mencapai 1.000 orang pemancing. Tiket tersebut sudah mencakup akses masuk serta kupon undian doorprize,” ujar Anak Agung Ngurah Srijaya Widiada.

Adapun Lomba ini memperebutkan total hadiah uang tunai untuk 6 kategori pemenang berdasarkan bobot ikan master terberat. Untuk Juara 1 sebesar Rp2.500.000, Juara 2 sebesar Rp1.500.000, Juara 3 sebesar Rp1.000.000, Juara 4 sebesar Rp750.000, Juara 5 sebesar Rp500.000 dan untuk Juara 6 sebesar Rp250.000.

Selain hadiah utama, panitia juga menyediakan sekitar 50 ekor ikan berpita khusus yang berhadiah doorprize menarik, baik berupa uang tunai maupun barang, yang dapat dimenangkan berdasarkan warna pita pada ikan yang berhasil dipancing.

Anak Agung Ngurah Srijaya Widiada berharap kegiatan ini dapat mengakomodasi minat dan hobi masyarakat luas, sekaligus menjadi alternatif penggalian dana kreatif di tingkat lokal.

“Harapan kami ke depan, upaya penggalian dana untuk kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan bisa terus berkembang secara kreatif, tidak hanya bergantung pada cara-cara konvensional seperti kupon makanan saja,” pungkasnya. (Ays/Prokopim.Dps).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here