Balinetizen.com, Denpasar
The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar pelepasan tukik lekang (Olive Ridley turtle) di kawasan Pantai Sanur, Jumat (23/5/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati World Turtle Day tersebut merupakan kali kedua dilaksanakan bekerja sama dengan Bulih Bali dan Turtle Conservation and Education Center (TCEC).
General Manager The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection, Ed Brea, mengatakan pihaknya merasa memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga kelestarian penyu karena hotel berada di kawasan pesisir yang menjadi habitat alami satwa tersebut. Menurutnya, penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut sehingga keberadaannya harus terus dilindungi.
“Sebagai destinasi yang berada tepat di tepi pantai, kami memiliki tanggung jawab untuk mendukung perlindungan spesies asli. Salah satu cara terbaik yang bisa kami lakukan adalah melalui upaya pelestarian penyu. Kehadiran penyu sangat penting bagi keseimbangan lingkungan dan kehilangan mereka akan berdampak buruk terhadap ekosistem laut,” ujar Ed Brea.
Ia menjelaskan, tingkat kelangsungan hidup tukik di alam sangat rendah. Karena itu, berbagai kelompok konservasi di Bali berupaya meningkatkan peluang hidup penyu dengan merawat tukik selama beberapa waktu sebelum dilepasliarkan ke laut. Dalam kesempatan tersebut, pihak hotel juga bekerja sama dengan kelompok konservasi untuk melepas tukik hasil penetasan yang sebelumnya telah dirawat.
Ed mengungkapkan, penyu yang bertelur di pesisir Sanur biasanya datang antara April hingga Oktober dengan jumlah telur yang bisa mencapai lebih dari 200 butir dalam satu kali peneluran. Setelah ditemukan, telur-telur tersebut dikumpulkan dan dibawa ke pusat konservasi untuk ditetaskan dan dirawat sebelum akhirnya dilepas kembali ke habitatnya.
“Kami mendapat informasi bahwa hanya sekitar satu persen tukik yang mampu bertahan hidup hingga dewasa. Karena itu, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terkontrol sebelum mereka dilepas ke laut menjadi langkah penting untuk meningkatkan peluang hidup mereka,” katanya.
Selain pelepasan tukik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut. Ed menyoroti persoalan sampah plastik yang masih menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan hidup penyu di Bali.
“Penyu sering kali mengira kantong plastik yang mengapung di laut sebagai ubur-ubur, yang merupakan makanan alami mereka. Ketika plastik itu tertelan, dampaknya bisa fatal hingga menyebabkan kematian. Karena itu, salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi saat ini adalah mengurangi sampah plastik, terutama plastik sekali pakai, agar tidak berakhir di lautan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan pelepasan tukik juga menjadi momentum untuk menggalang dukungan dan donasi bagi kelompok-kelompok konservasi penyu di Bali. Seluruh dana yang terkumpul dari para tamu hotel dan mitra akan disalurkan kembali untuk mendukung program konservasi yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel mendapat dukungan dari sejumlah mitra, antara lain The Sanur, Bulih Bali, Bali International Hospital (BIH), The Solitaire, Alster Lake Clinic, serta para tamu hotel yang turut memberikan donasi. Ed menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pelestarian penyu dan lingkungan.
“Kegiatan hari ini bukan hanya tentang melepas tukik ke laut, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan bagi alam dan lingkungan. Melihat antusiasme anak-anak dan masyarakat yang terlibat menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil dapat memberikan dampak besar bagi masa depan bumi,” katanya.
Melalui kegiatan ini, The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection berharap dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian penyu sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut Bali untuk generasi mendatang. (RED-BN)

