10 Pelaku Penganiayaan di Futsal Kerobokan Ditangkap, 6 Orang Ditahan Kapolres Badung Sebut Ada Kesalahpahaman

0
164

 

Balinetizen.com, Badung

Kapolres Badung, AKBP Teguh Prio Wasono, mengkonfirmasi penangkapan pelaku penganiayaan terhadap anggota TNI di Lapangan Futsal Kerobokan. Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 7 Februari 2024, pukul 20.00 WITA, yang menyebabkan kekerasan fisik terhadap anggota TNI.

Berawal dari kesalahpahaman antara anggota Yonif 900/SBW dengan sekelompok orang di Lapangan Futsal Kerobokan, kepolisian Polres Badung telah menangkap para pelakunya. Kapolres Badung menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan sekitar dini hari setelah kejadian pada Rabu malam.

“Sebanyak 10 orang dari kelompok tim futsal yang melakukan pelemparan batu telah diamankan dan saat ini sedang dalam pemeriksaan untuk mengetahui kronologis serta peran masing-masing sesuai dengan fakta hukum di tempat kejadian perkara (TKP),” ungkapnya dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), Jumat 9 Februari 2024.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi – saksi, rekaman CCTV dan bukti petunjuk lain yang terbukti 6 orang. “Untuk 4 lainnya tidak terlibat,” tandasnya.

Pihaknya mengaku sudah menahan para pelaku sejak Kamis kemarin. “Kami tahan untuk proses selanjutnya,” ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, peristiwa berawal ketika Serda Stv bersama 15 anggota Kompi A Yonif 900/SBW tiba di Lapangan Futsal di Jalan Raya Kerobokan untuk mengikuti pertandingan futsal.

Setelah memarkir sepeda motor, Serda Stv kembali ke sepeda motornya untuk mengecek ponsel yang ketinggalan. Namun, kesalahpahaman terjadi ketika Serda Stv bertanya kepada orang yang duduk di dekat sepeda motornya mengenai keberadaan ponselnya yang tidak ditemukan.

Ketika orang tersebut salah paham, menganggap Serda Stv menuduh mereka sebagai pencuri, konfrontasi mulut terjadi dan orang tersebut menunjuk Serda Stv dengan pernyataan menantang.

Kemudian, sekira pukul 20.30 WITA, orang tersebut datang kembali dengan sekitar 10 orang temannya, membawa senjata tajam, dan menyerang dengan melempar batu ke arah anggota yang masih berada di lapangan futsal.

Baca Juga :  Renungan Raina Tilem Jiestha, Kemiskinan, Indikasi Kegagalan Pemimpin dalam Menjalankan "Dharma"nya

Anggota Polsek Kuta Utara tiba di tempat kejadian sekitar pukul 20.55 WITA, meskipun situasi sudah aman. Sementara itu, korban Serda Stv telah dibawa ke RS Bali Med Mahendradatta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut atas luka-lukanya.

Pihak kepolisian Badung telah mengambil langkah cepat dengan menangkap para pelaku penganiayaan terhadap anggota TNI di Lapangan Futsal Kerobokan. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keadilan dan akuntabilitas sesuai hukum yang berlaku.(Tri Prasetiyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here