2 Hari Pencarian, Jasad Lansia Ni Ketut Menuh Ditemukan di Sungai Luk-Luk Badung

0
397

 

 

Balinetizen.com, Badung

 

Setelah dinyatakan hilang sejak Minggu malam, Ni Ketut Menuh (72) akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan saat proses penyisiran hari kedua di wilayah Luk-Luk, Mengwi, Badung.
Berdasarkan informasi lapangan, saat ditemukan kondisi jasad korban sudah membengkak.

“Posisi korban terlentang di antara sampah ranting dan dedaunan di aliran sungai,” ungkap Kordinator Lapangan Basarnas Bali Crista Priana, Sabtu (10/1/2026).

Dijelaskan, bahwa pencarian hari kedua dimulai pada pukul 07.30 WITA. Pada hari kedua operasi ini, tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pukul 07.30 WITA dengan melakukan penyisiran dari belakang rumah korban hingga area Dam Luk-Luk.

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dari belakang rumah target, sampai di Dam Luk-Luk,” jelasnya.

Proses pencarian dilakukan dalam beberapa tahap. Sorti pertama berlangsung hingga pukul 09.00 WITA, kemudian tim kembali melanjutkan penyisiran dari Dam Luk-Luk ke arah selatan.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada pukul 10.20 WITA, dengan lokasi sekitar 200 meter dari Dam Luk-Luk.

“Pada pukul 10.20 target berhasil kita ketemukan kurang lebih posisi 200 meter dari Dam Luk-Luk,” ungkapnya.

Untuk memastikan identitas korban, tim SAR segera menghubungi pihak keluarga.

“Setelah dilakukan konfirmasi, jenazah dipastikan benar merupakan Ni Ketut Menuh,” paparnya.

Lansia yang dilaporkan hilang ini kemudian jenazahnya dibawa ke RSD Mangusada Badung. Setelah proses identifikasi oleh pihak keluarga, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Kabupaten Badung untuk penanganan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada Minggu (4/1/2026) malam. Pihak keluarga menyebutkan korban biasanya berjalan menggunakan bantuan tongkat.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Pimpin Rapat Koordinasi Final Vaksinasi di Lukluk dan Penarungan

Namun saat korban hilang, tongkatnya ditemukan masih berada di rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran.
Keluarga menduga korban terjatuh ke sungai yang berada di belakang rumah. Atas dasar dugaan tersebut, tim SAR gabungan kemudian memfokuskan pencarian di sepanjang aliran sungai sekitar lokasi.

Selama operasi SAR berlangsung, pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain: Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Samapta Polda Bali
Brimob Batalyon B Mengwi, Polsek Mengwi, PMI Badung, Gowri Rescue, Bima, Sakti Rescue, SDI, SAR Dog, ORARI Bali
Bhabinkamtibmas Desa Luk-Luk, Babinsa Desa Luk-Luk, masyarakat dan keluarga korban.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here