Kemenhan RI Lakukan Penguatan Konsep Bela Negara Lingkup Pekerjaan di Denpasar Bali

Sosialisasi dan Evaluasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Pekerjaan di Kota Denpasar Provinsi Bali, Selasa (24/9/2019).

 (Balinetizen.com) Denpasar –

Aktualisasi nilai-nilai bela negara sangat penting dan dibutuhkan bagi negara, terlebih bila mencermati perkembangan dinamika ancaman di era kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi. Potensi ancaman yang membahayakan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan negara.

“Bentuk ancaman tidak lagi bersifat konvensional atau non militer, bahkan mempengaruhi hati dan pikiran manusia secara pragmatis, tetapi efek yang ditimbulkan sangat fundamental karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan, M.Si., Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI dalam sambutannya saat Sosialisasi dan Evaluasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Pekerjaan di Kota Denpasar Provinsi Bali, Selasa (24/9/2019).

Menghadapi dinamika perkembangan ancaman nyata tersebut saat ini, Maka diyakini bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi penentu bagi kelangsungan hidup satu bangsa dan negara, “Sumber daya manusia tersebut, tidak hanya yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus memiliki kesadaran bela negara yang kuat yang dimiliki setiap warga negara”.

Kakanwil Kemhan Provinsi Bali Kol. Inf. Ketut Budi Astawa sebagai salah satu narasumber menyampaikan bahwa implementasi mengenal sejarah bangsa, mengenal daerah, memakai produk dalam negeri, berjuang mengharumkan nama bangsa di semua bidang.

Menurutnya, Kegiatan yang diikuti sekitar 100 orang kader bela negara dari lingkup pekerjaan di wilayah kota Denpasar ini diharapkan dapat terbangun karakter warga negara Indonesia yang mampu berkontribusi yang terbaik demi kemajuan bangsa dan negara sesuai kapasitas dan kompetensinya dalam profesi masing-masing.

“Forum Bela Negara (FBN) Bali turut mendukung kegiatan ini, sebab diseminasi informasi tentang kesadaran bela negara harus diberikan secara luas dan masif,” kata Agustinus Nahak, SH, MH.

Baca Juga :
Anatomi Resesi Ekonomi (Tantangan bagi Perekonomian Bali)

FBN Bali selalu berkomitmen untuk selalu melakukan penyebaran virus-virus bela negara kepada masyarakat selama ini. “Penerapan bela negara sejatinya dilakukan pada semua perbuatan baik sehari-hari,” pungkasnya.

Pewarta : Hidayat
Editor : Whraspati Radha

Leave a Comment

Your email address will not be published.