3 THM Digerebek Mabes, IWO Bali Kritisi Penanganan Kasus

0
204

Balinetizen.com, Denpasar

Penggerebekan dua tempat hiburan malam (THM) di Denpasar, yakni Delona dan N CO Living, oleh tim Mabes Polri menuai sorotan publik. Operasi yang dilakukan pada Kamis (2/4/2026) itu disebut berkaitan dengan dugaan peredaran narkoba yang dikendalikan pihak manajemen.

Penggerebekan dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri setelah adanya indikasi kuat aktivitas ilegal di kedua lokasi tersebut.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, membenarkan adanya penindakan tersebut.

“Benar, telah dilakukan penindakan terhadap aktivitas peredaran narkoba di THM Delona dan N CO Living Bali,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, dugaan sementara peredaran narkoba tersebut tidak hanya melibatkan individu, tetapi juga terindikasi dikendalikan oleh pihak manajemen tempat hiburan malam.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, Tri Widiyanti

 

“Diduga dikendalikan oleh manajemen. Para tersangka masih diperiksa,” tambahnya.

Sejumlah pihak telah diamankan dalam operasi tersebut dan kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Namun hingga saat ini, Mabes Polri belum merinci jumlah tersangka maupun barang bukti yang berhasil diamankan.

Sementara itu, hingga Sabtu (4/4/2026), pihak Polda Bali dan BNN Bali yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait penggerebekan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena disebut sebagai lanjutan dari pengungkapan sebelumnya di THM New Star (NS).

Dalam kasus tersebut, sejumlah pihak manajemen turut diamankan karena diduga terlibat dalam peredaran narkoba di lingkungan tempat mereka bekerja.
Selain itu, beberapa pengunjung juga sempat dibawa ke BNN Bali untuk menjalani asesmen.

Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, Tri Widiyanti mempertanyakan transparansi penanganan kasus yang dinilai serupa dengan kasus sebelumnya.

Baca Juga :  Pentingnya Menjadi Pribadi Sosial Bagi Milenial

“Lantas, ada apa sebenarnya di balik penggerebekan ini? Kenapa aparat penegak hukum di Bali tidak dilibatkan lagi, ada apa ini?” ujarnya tegas, Sabtu (4/4/2026).

Ia juga menyoroti sikap aparat di daerah yang dinilai masih minim informasi atau terkesan “mode silent” dalam merespons kasus yang tengah menjadi sorotan publik.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu kejelasan dan transparansi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus dugaan peredaran narkoba di tiga THM tersebut.(iwo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here