Balinetizen.com, Kuta-
69 Bar & Resto Kuta menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dengan tema Fire Horse Beat atau Kuda Api, pada Selasa, (17/2/2026) malam. Konsep ini diangkat untuk menampilkan semangat energik, modern, dan kreatif, tanpa meninggalkan sentuhan tradisional.
Putu Robby Rudita, Food & Beverage Manager 69 Bar & Resto Kuta menyampaikan perayaan Imlek tahun ini dirancang berbeda dengan menonjolkan filosofi kuda api yang identik dengan semangat bergerak maju dan pantang menyerah. “Tema Fire Horse Beat kami pilih karena tahun ini adalah tahun Kuda Api. Kami ingin menunjukkan energi positif dan semangat untuk terus bergerak ke arah yang lebih baik, dengan konsep modern yang tetap menjaga nilai tradisi,” ujar Robby.
Robby menerangkan dalam perayaan tersebut, 69 Bar & Resto Kuta menghadirkan menu spesial BBQ Buffet All You Can Eat dengan sajian utama live carving peking duck. Hidangan ini dipilih karena dipercaya sebagai simbol kesejahteraan dan keberuntungan. “Peking duck selalu menjadi favorit. Saat event sebelumnya juga menjadi rebutan tamu. Antusiasme pengunjung sangat luar biasa,” terang Robby.
Selain menu utama, pengunjung juga disuguhi kue keranjang sebagai hidangan penutup. Kue khas Imlek tersebut melambangkan kebersamaan, kekeluargaan, dan persatuan dalam budaya Tionghoa. Tak hanya kuliner, perayaan Imlek di 69 Bar & Resto Kuta juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan, seperti fire dance, atraksi bartending, live band, live DJ, hingga pertunjukan barongsai.
Robby menjelaskan untuk penampilan barongsai, pihak restoran menggandeng mahasiswa dari Universitas Udayana yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler. “Mereka tampil setahun sekali saat Imlek. Ini menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menunjukkan hasil latihan mereka. Kami sangat mendukung kreativitas generasi muda di Bali,” jelas Robby.
Ia menambahkan, semangat Kuda Api juga menjadi motivasi untuk terus bangkit menghadapi berbagai tantangan pariwisata di Bali, khususnya di kawasan Kuta. “Meski ada berbagai tantangan, kami tetap optimistis. Seperti filosofi Kuda Api, kami terus bergerak mencari solusi. Pantai Kuta tetap menjadi pantai legendaris. Kritik dari tamu justru menjadi bentuk perhatian bagi kami,” katanya.
Pada malam perayaan tersebut, manajemen mencatat tingginya tingkat kunjungan. Sejumlah komunitas Tionghoa turut hadir meramaikan acara, mengingat kawasan Kuta juga memiliki tempat ibadah yang dekat dengan lokasi restoran. Dengan konsep tematik, menu khas, serta hiburan yang beragam, perayaan Imlek 2026 di 69 Bar & Resto Kuta diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan dan masyarakat lokal.
BN-RADHA

