Menu Nasi Mandi Kambing Jadi Menu ‘Signature’ Restoran SITARA

0
694

 

Balinetizen.com, Denpasar 

 

Setelah melakukan kajian dan meminta sejumlah masukan serta berbagai pembenahan gegara pandemi yang berkepanjangan, maka ‘business plan’ SITARA Resto juga berubah, tak lagi dominan dengan sajian spesifik kuliner India namun kini juga siap dengan sejumlah menu unggulan yang pasti menggugah selera.

Menu cita rasa Indonesia yang ditawarkan seperti Ayam Bakar, Ayam Goreng, Ikan Bakar, Ikan Goreng, Cap Cay, dan Rice Bowl. Tersedia pula Nasi Biryani baik Ayam maupun Kambing.

“‘Signature’ kita sekarang adalah Nasi Mandi. Ada Nasi Mandi Kambing, Nasi Mandi Ayam, dan Nasi Kebuli Kambing itu,” jelas Ms. Sonia Kaur di SITARA Restaurant yang berlokasi di Jalan Teuku Umar Nomor 137 B, Denpasar ini.

Pihaknya optimis dengan langkah dan strategi baru yang jitu ini akan mampu mendongkrak pundi-pundi keuntungan dengan merangkul segmentasi yang lebih beragam.

“Nasi goreng kita juga ‘signature’, kami pastikan sajian nasi goreng kita lebih enak karena memakai bumbu spesial SITARA yang kaya akan rempah-rempah pilihan. Jadi rasanya memang beda,” lanjutnya.

Berbicara Nasi Nandi, Sonia mengemukakan, menu ini sengaja dipilih. Alasannya, menu yang berasal dari selatan Jazirah Arab cukup populer di wilayah Asia termasuk Indonesia.

“Saya lihat Nasi Mandi ditempat lain itu harganya lumayan mahal untuk per porsi, kalau saya ambil harga rata-rata di wilayah Bali,” terangnya.

Sonia memastikan bahwa semua menu SITARA Resto dengan harga kompetitif, dengan kualitas sajian rasa yang mewah cocok untuk memenuhi kebutuhan meeting keluarga dan group dan masyarakat lokal Bali pasti menyukai berbagai sajian menu barunya.

“Jadi saya pikir bagaimana caranya kita tetap bisa menyajikan makanan yang berkualitas, tetapi dengan harga yang sesuai budget. Makanya menu Nasi Mandi kita porsinya sangat pas, harganya juga lebih ekonomis, dan variannya bisa kambing atau ayam, dan semua makanan kita halal,” tuturnya.

Baca Juga :  Prinsip Kejahatan Meninggalkan Jejak, Adv Ni Nyoman Armini Mengantarkan PK Made Ariasa Dikabulkan Majelis PK

“Nasi Mandi yang kita jual diharga Rp50.000. Jadi itu masih sangat wajar harganya dibandingkan tempat lain. Kita juga bisa melayani kotakan atau prasmanan untuk menu-menu tersebut,” sambung Sonia.

Ketua Bidang Hubungan Bisnis Internasional Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bali itu mengungkapkan, penambahan menu ini memberikan dampak positif.

“Beberapa tamu mulai sudah ada (datang). Tapi mungkin belum terlalu banyak yang tahu tentang perubahan menu ini,” sebutnya.

Guna memaksimalkan potensi yang dimiliki, restoran dengan akun Instagram @sitara_indianrestaurantbali ini disebut secara khusus membentuk sister company Jo’s and Mom Kitchen.

Jo’s and Mom Kitchen, kata Sonia fokus pada menu baru yang mengadopsi cita rasa Indonesia dan Asia.

“Agar kedepannya orang tidak bingung, SITARA ini tetap India food atau menu lainnya, yang jelas kini kami sajikan varian menu yang lebih beragam dan menggugah selera,” pungkas Sonia. (hd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here