Ivendo Merilis Hasil Survei Dinamika Industri Event Indonesia 2020-2022

0
572

 

Balinetizen.com, Jakarta 

Wabah virus Covid-19 kembali menyebarluas dengan munculnya varian virus baru “Omicron”. Pembatasan aktifitas sosial dan ekonomi diberlakukan dan semua langkah-langkah penanganan krisis terus dibangun oleh Pemerintah secara komprehensif. Meski di beberapa negara sudah mulai (mencoba) membuka bordernya, namun Pemerintah Indonesia tetap memilih untuk terus waspada (wait & see). Bagi kalangan pengusaha termasuk pelaku industri event khususnya, situasi yang tidak menentu seperti saat ini memang tidak menguntungkan.

Menurut Mulkan Kamaludin, Ketua Umum DPP IVENDO, meskipun para pelaku EVENT itu selalu punya cara tersendiri untuk mensiasati semua keadaan, namun langkah-langkah yang akan diambil harus tetap mengedepankan fakta dan data.
Untuk alasan itulah DPP Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO), IVENDO Event Academy bekerjasama dengan Indonesia Professional Organizer Society (IPOS) merilis secara resmi HASIL SURVEI DINAMIKA INDUSTRI EVENT INDONESIA DI TENGAH PANDEMI 2020-2021.
Survei serupa juga telah dilakukan tahun 2020 lalu.

“Salah satu yang menarik dari Survei ini adalah terungkap data bahwa 35,64% Pelaku industri event menginginkan PPKM segera dicabut, ketika ditanya apakah yang diharapkan dari pemerintah untuk mulai beraktifitas. Diikuti oleh Kesempatan mengerjakan event pemerintah (29,23%), lalu bantuan keringanan pajak (15,13%), Pinjaman modal usaha berbunga rendah (14,36%) dan terakhir bantuan sosial (5,64%)”, demikian tambahnya.

Survei ini dilakukan sejak 31 Desember 2021 s/d 14 Pebruari 2022 mencakup 21 Provinsi dibuat dengan metode slovin memiliki marjin error 10%. Hasilnya dipersembahkan seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata di Indonesia sebagai wujud peran serta IVENDO dalam pengabdian masyarakat.

Hasil Survei dapat diunduh disini: https://s.id/IVENDO_HasilSurveiIndustriEvent20-21

——
TENTANG IVENDO
IVENDO (DEWAN INDUSTRI EVENT INDONESIA) merupakan organisasi yang bersifat nirlaba yang dideklarasikan tanggal 8 Agustus 2018. Dikelola secara mandiri, independen dan profesional tanpa meninggalkan unsur-unsur sosial dan kemasyarakatan. IVENDO adalah wadah para penggiat industri event dan siap bekerja untuk turut serta membangun industri pariwisata Indonesia. Saat ini IVENDO tersebar dari Sabang hingga Merauke dan telah terbentuk Dewan Pengurus Daerah (DPD) di 18 provinsi.

Baca Juga :  Komnas HAM sebut sedikitnya 300 ribu WNI berpotensi "stateless"

Untuk informasi lebih lanjut :
Harry D. Nugraha, Sekjen DPP IVENDO, 0811 188 7070
Indah Edi Sud, Humas DPP IVENDO, 0812 8924 9222

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here