Balinetizen.com, Buleleng
Kabupaten Buleleng dengan topografi nyegara gunung memiliki potensi dibidang pertanian dan perkebunn yang cukup membanggakan. Terkhusus untuk buah-buahan, sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, seperti buah mangga, manggis, alpukat maupun kopi. Malahan buah durian asal Desa Madenan diakui kelezatannya saat juara kontes pada Tahun 2019 lalu, sehingga mendapat julukan yang terkenal secara nasional dengan sebutan Durian Ki Raja.
Berangkat dari hal tersebut dan juga melihat potensinya untuk terus menggaungkan buah-buah lokal lainnya asli Kabupaten Buleleng ini. Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pariwisata berinovasi untuk memfasilitasinya melalui event pertama kali di Desa Madenan bernama Ki Raja Festival Durian.
“Sebagian besar penduduk Buleleng adalah bertani dan berkebun. Hasil perkebunan yang dominan dengan produk unggulannya perlu kita angkat brandingnya guna menambah daya saing dipasaran, yaitu Durian Ki Raja dan varietas buah lokal lainnya,” papar Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Gede Dody Sukma Oktiva Askara usai memimpin rapat persiapan Ki Raja Festival di Kantor Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, pada Jumat, (17/11/2023).
Lebih lanjut dikatakan di Desa Madenan banyak memiliki produk pertanian unggulan, dan ada komunitas pertanian yang aktif mendukung branding buah lokal Madenan.
“Bak gayung bersambut kita dukung festival yang dirancang digelar selama 3 hari mulai 1 Desember 2023 mendatang,” ujar Kadispar Dody Sukma
Menurutnya dukungan event Ki Raja Festival merupakan bagian tugas fungsi Dinas Pariwisata untuk mendatangkan wisatawan, menambah waktu tinggal tamu yang berkunjung ke Buleleng, muaranya meningkatkan PAD Buleleng.
“Event pertama ini, ke depannya akan terus berkelanjutan. Artinya event ini adalah Triger bagi komoditi buah lokal di Buleleng. Jadi kita akan Branding buah Durian Ki Raja dan sejenisnya seperti buah alpukat, kopi, manggis, coklat dan buah unggulan lainnya yang ada di Kabupaten Buleleng termasuk produk segar, frozen dan produk turunannya, serta olahan pangan lainnya,” urai Kadispar Dody Sukma..
“Selain itu, kita bersama komunitas sedang merancang event ini dengan makan buah durian sepuasnya. Skemanya dengan menggunakan voucher ada jenis premium, medium dan biasa. Dalam hal ini, tentu pecinta buah lokal merupakan momentum untuk mengenalkan, memajukan potensi unggulan lokal buah Buleleng serta meningkatkan kunjungan pariwisata di Kabupaten Buleleng,” pungkasnya. GS

