Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, Siap Membuka Sinode V Keuskupan Denpasar

0
217

Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya bersama Panitia Sinode V Keuskupan Denpasar di ruang kerjanya, Selasa (21/11/2023).

 

Balinetizen.com, Denpasar

Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya menyambut gembira atas undangan panitia Sinode V Keuskupan Denpasar,

“Gembira sekali dan merasa terhormat saya diundang untuk membuka Sidang Raya umat Katolik ini, semoga tidak ada halangan, saya siap hadir,” ungkap Pj. Gubernur Bali dengan ramah.

Hal ini diungkapkan Pj Gubernur Bali, ketika menerima Panitia Sinode V Keuskupan Denpasar, Selasa (21/11/2023) siang, di ruang kerja Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar.

Panitia Sinode V yang hadir dalam audiensi itu antara lain, Ketua Umum Panitia Sinode V RD. Herman Yoseph Babey, Sekretaris Umum Blasius Naya Manuk, Seksi Humas Yosep Yulius ‘Yusdi’ Diaz dan Valerian Libert Wangge serta Hironimus Adil dari Seksi Publikasi dan Dokumentasi

Pj.Gubernur Bali dalam kesempatan itu didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, Ngurah Wiryanata.

RD. Herman Yoseph Babey, selaku Ketua Umum Panitia Sinode V, di hadapan Pj. Gubernur Bali mengucapkan terima kasih telah menerima kehadiran Panitia Sinode V sekaligus memperkenalkan beberapa panitia yang hadir.

Romo Babey, demikian biasa disapa, menyampaikan harapan sekaligus mengundang kehadiran Bapak Pj. Gubernur dalam acara pembukaan sekaligus membuka Sinode V Keuskupan Denpasar pada Senin, 27 November 2023 di kawasan Puja Mandala, Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa Nusa Dua, Bali.

Romo Babey, secara sekilas juga menjelaskan tentang Sinode yang merupakan sidang raya bagi umat Katolik di Keuskupan Denpasar yang meliputi wilayah pelayanan di Provinsi Bali dan NTB. Disampaikan juga bahwa pelaksanaan Sinode ini akan berlangsung pada tanggal 27 November – 1 Desember 2023.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Bali: Dana Transfer Pusat Tetap Krusial untuk Fiskal Daerah

Suasana audiensi berlangsung penuh kekeluargaan. Pj. Gubernur Bali yang merupakan Purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal (Irjen) itu, dalam obrolan dengan Panitia Sinode menceritakan tentang masa kecil hingga remajanya yang dihabiskan di Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pj. Gubernur menceritakan, pendidikan SD dan SMP diselesaikannya di Kupang, bahkan bertemu pendamping hidup (Istri) juga di Kupang.

Baginya gereja, baik gereja Kristen maupun Katolik bukan hal asing, apalagi ketika masih sekolah di Kupang, diakuinya pernah membacakan puisi saat perayaan Natal.

Di sisi lain melalui kesempatan itu, Pj. Gubernur Bali juga menitip pesan sekaligus harapan untuk para tokoh agama termasuk para imam Katolik agar menjadi cooling system di tengah situasi hangatnya pentas politik jelang Pemilu 2024.

Dikatakan, pemilu merupakan sebuah pesta demokrasi, pesta seluruh rakyat. Oleh sebab itu pesta ini harus dirayakan dengan gembira dan perbedaan politik itu merupakan sesuatu yang lumrah. Untuk itu diharapkan perlunya semua komponen masyarakat menjaga kedamaian di tahun politik ini dan peran tokoh agama sangat penting dalam menciptakan suasana tetap dingin.

“Kami harap Romo dan bapak-bapak serta para tokoh agama lainnya dapat menjadi cooling system atau pendingin suasana yang membawa kesejukan dan kedamaian di tengah hangatnya suasana di tahun politik ini agar Pemilu 2024 dapat dilalui dengan gembira dan penuh kedamaian,” harap Pj. Gubernur Bali.

Di penghujung pertemuan, Pj. Gubernur Bali menegaskan kembali rencana kehadirannya dalam membuka Sinode V juga berharap suatu waktu mau berkunjung ke gereja Katolik atau di keuskupan misalnya saat perayaan Natal bersama atau acara lainnya.

Selaku Ketua Umum Panitia Sinode V Keuskupan Denpasar, sekaligus atas nama Bapak Uskup Denpasar, Romo Babey, menyampaikan rasa gembira dan terima kasih atas kesedian Pj. Gubernur Bali baik untuk membuka Sinode V maupun rencana kunjungan ke gereja atau keuskupan pada kesempatan mendatang. * Rilis, HA.

Baca Juga :  Bupati Jembrana Beri Target Jajarannya Penurunan Angka Stunting di Tahun 2024

Sumber : Humas Pemprov Bali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here