Kapolres Jembrana Pantau Pengamanan Kotak Suara di Kecamatan

0
136

 

Balinetizen.com, Jembrana

Seluruh kotak suara berisi surat suara yang tersebar di TPS-TPS, Kamis (15/2/2024) sudah bergeser ke kecamatan. Di Kabupaten Jembrana, Bali terdapat lima kecamatan. Logistik Pemilu 2024 selanjutnya disimpan di masing-masing Kantor Camat dan mendapat pengamanan ketat dari personil Polres Jembrana.

Memastikan logistik pemilu dalam keadaan aman, Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto, Kamis (15/4/2024) melakukan pemantauan ke kantor-kantor camat.

“”Maksud kedatangan saya untuk melakukan pengecekan personil yang melakukan pengaman logistik pemilu di Kantor Camat,” ujar Kapolres Tri Purwanto didampingi Ketua KPU Jembrana I Ketut Adi Sanjaya dan Camat Negara I Wayan Andi Suka Anjasmara, Kamis (15/2/2024).

Tujuan selanjutnya, guna memastikan seluruh kotak suara beserta yang ada didalamnya tetap dalam keadaan aman.

Pihaknya juga menghadirkan dokter kesehatan Polres Jembrana untuk memeriksa kesehatan personil. Mengingat tenaga, fisik dan psikis personil cukup terkuras dalam melakukan pengamanan pemilu dilaksanakan.

“Dengan memeriksa kesehatan, kita tahu kondisi personil sehingga bisa dengan cepat diantisipasi. Misalnya dengan memberikan vitamin. Saya harap kondisi personil tetap dalam keadaan sehat hingga pelaksanaan pemilu selesai,” jelasnya.

Pengamanan di Kantor Camat, kata Kapolres, akan dilakukan sampai pleno di tingkat kecamatan selesai kisaran 7 hari sampai 10 hari. “Di masing-masing kecamatan kita terjunkan 17 sampai 18 personil. Mereka berjaga 24 jam diawasi Padal dan dibagi tiga sif,” ungkapnya.

Pengawasan juga dilakukan melalui CCTV yang nantinya merecord semua kegiatan berkaitan dengan kotak suara. “Intinya menghindari adanya kecurigaan atau sengketa yang ditimbulkan oleh pihak-pihak yang kurang puas dengan hasil pemilu,” sebutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Jembrana I Ketut Adi Sanjaya mengatakan, pergeseran kotak suara dari TPS-TPS di desa dan kelurahan ke kecamatan sudah rampung. “Besok penataan tempat. Kemudian pleno tanggal 17 depan,” ujarnya.

Baca Juga :  PPKM Darurat di Buleleng, Kegiatan di Tempat Ibadah Maksimal Melibatkan 30 Orang

Menurutnya lama pleno di setiap kecamatan berbeda-beda tergantung dari jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara). Dan hingga kotak suara digeser ke kecamatan belum ada informasi terkait petugas PPS dan KPPS yang sakit.

“Sampai hari ini kami belum mendapat laporan ada petugas PPS dan KPPS yang sakit. Kalau kelelahan pasti, semua lelah,” pungkasnya. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here