Agung Restoran di Nusa Dua Terbakar, Diduga Akibat Deep Fryer

0
280

Balinetizen.com, Badung

Kebakaran hebat melanda Agung Restoran yang berada di area Club Med Bali, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, pada Jumat (24/4/2026) pagi. Insiden ini menghanguskan bangunan dua lantai beserta sejumlah fasilitas di dalamnya, dengan total kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.40 WITA. Namun, api diduga mulai muncul sejak pukul 06.50 WITA saat aktivitas persiapan sarapan berlangsung di area dapur (kitchen) restoran.

Menurut keterangan petugas keamanan, Komang Adi Sugita, alarm kebakaran pertama kali terdeteksi dari pos pemantauan. Saat dilakukan pengecekan ke lokasi bersama regu jaga, api sudah dalam kondisi membesar dan melalap area dapur serta sebagian restoran.

Pihak hotel kemudian segera berkoordinasi melalui resepsionis untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, tim pemadam kebakaran dari kawasan ITDC tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Supervisor Agung Restoran, Imam Hambali, bersama sejumlah staf kitchen menyebutkan bahwa sumber api diduga berasal dari mesin deep fryer akibat minyak yang terlalu panas.

Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian plafon yang sebagian besar berbahan kayu serta atap sirap, sehingga api sulit dikendalikan.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, terdiri dari enam unit PMK Badung dan dua unit PMK ITDC. Setelah berjibaku melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api.

‘Akibat kejadian kebakaran ini, bangunan dua lantai seluas sekitar 5.000 meter persegi mengalami kerusakan parah,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Jumat (24/4).

Baca Juga :  Presiden IIBF Minta Pemerintah Lebih Perhatikan UMKM

Selain area restoran di lantai dua, sejumlah fasilitas di lantai satu seperti butik, booth photoshop, ruang meeting, hingga kantor akunting turut terdampak.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp5 miliar,” jelasnya.

Kapolsek Kuta Selatan, AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah penanganan, mulai dari menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), hingga meminta keterangan para saksi.

“Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan kondusif setelah api berhasil dipadamkan,” ujarnya.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here