Perahu Nelayan Pebuahan Hancur Dihantam Gelombang

0
199

 

Balinetizen.com, Jembrana

Sebuah perahu fiber milik salah satu nelayan di Jembrana hancur setelah dihantam gelombang. Pemilik hanya menemukan sebagian kecil sisa dari perahunya, sementara yang lainnya hanyut dibawa gelombang laut.

Dari informasi, Bahrulloh (50), nelayan asal Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana menambatkan perahunya sekitar 1 mil dari bibir Pantai Pebuahan. Memasuki tengah malam, perahunya diketahui hilang.

Peristiwa tersebut diduga karena tali manggar penahan perahu putus akibat dihantam gelombang tinggi saat terjadi hujan disertai angin kencang melanda wilayah Jembrana, Senin (28/7/2025) malam.

Sebagian puing perahu fiber ditemukan di ujung barat senderan penahan ombak. Namun sisanya diduga terbawa arus laut. Perahu diduga hancur setelah dihantam gelombang tinggi sekitar pukul 24.00.

Dari kejadian itu, Bahrulloh diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Perahu fiber dengan panjang 12 meter dan lebar sekitar 1,75 meter memiliki kapasitas angkut hingga 5 ton ikan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra dikonfirmasi, Selasa (29/7/2025), membenarkan peristiwa tersebut.

“Hanya sebagian saja dari sisa perahu yang ditemukan. Kemungkinan juga sudah terseret arus laut,” ujarnya.

Selanjutnya ia menghimbau masyarakat nelayan untuk lebih waspada dan berhati-hati saat melaut atau menambatkan perahu terlebih belakangan terkadang terjadi cuaca ekstrem dan angin kencang yang dapat menimbulkan gelombang tinggi. (Komang Tole)

Baca Juga :  Pj. Ketua TP. PKK Provinsi Bali Apresiasi Kinerja Kader Posyandu Kecubung Desa Patas Kabupaten Buleleng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here