Balinetizen.com, Buleleng-
Ketua Pasemetonan Pratisentana Sire Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Provinsi Bali, I Ketut Suadnyana,S.Pd, M.Si secara resmi mengukuhkan pengurus Pasemetonan Pratisentana Sire Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Kabupaten Buleleng masa bakti 2025-2030, bertempat di Gedung Laksmi Graha, Singaraja pada Sabtu 27 September 2025 .
Pelantikan ini dihadiri pengurus Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Gajah Para Provinsi Bali, Perwakilan Pengurus Pasemetonan Pratisentana Sire Arya Gajah Para dari kabupaten lain di provinsi Bali, Kepala Dinas Kebudayaan kabupaten Buleleng, Plt. Sekwan Buleleng, serta para undangan Lainnya.
Usai acara pelantikan dan pengukuhan, Ketua Pasemeton Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Kabupaten Buleleng, Kadek Doni Riana,SH,MH menyampaikan ucapan kepada para pasemeton pratisentana Arya Gajah Para Buleleng yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk mengemban tugas sebagai ketua selama 5 tahun kedepan. Dan berharap bisa mengemban tugas dan kepercayaan yang diamanatkan kepada dirinya secara tulus dan ikhlas untuk mampu bertanggung jawab, baik secara skala maupun niskala.
“Pengukuhan ini merupakan momentum menyatukan diri, bahwa para pasemetonan adalah bersaudara guna mengikatkan diri secara eksternal dan internal. Dimana secara internal, Bhakti Satya Wirang kepada leluhur dan semeton. Sementara itu secara eksternal adalah dengan para semeton bisa sharing koordinasi dan membantu pembangunan di Buleleng ,” ujarnya.
Lebih lanjut Kadek Doni Riana yang akrab disapa KDR ini mengatakan dengan adanya pesemetonan ini, bisa diketahui eksistensi dan keberadaannya oleh semua pasemetonan di Kabupaten Buleleng. Dan akan menyatukan persepsi dan pemikiran serta masukan terkait potensi-potensi yang diberdayakan dalam pembangunan Buleleng.
“Kedepan Kami akan merangkul seluruh anggota, agar dapat mengembangkan lagi ke tingkat kecamatan bahkan kami harapkan nanti bisa berkembang lebih besar lagi. Sehingga dapat menjadi besar lagi pasemetonan yang ada di Kabupaten Buleleng ini,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Provinsi Bali Ketut Suadnyana menyampaikan kebahagiannya atas pengukuhan para Pengurus Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Kabupaten Buleleng.
“Kami turut berbahagia dan berbangga dilantiknya kepengurusan Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas dibawah pimpinan Kadek Doni Riana. Semoga bisa lebih bangkit lagi dari sebelumnya yang sudah baik,” ucapnya menegaskan.
Menurut dia, kehadiran pesemetonan ini bukan hanya menguatkan keturunan. Namun adalah simbol kekuatan sejarah yang ditorehkan leluhur dalam membangun Bali.
“Hingga saat ini, baru tercatat 12 dadia arya gajah para di Buleleng. Hal ini diharapkan segenap dadia di Buleleng segera terdata,” ujarnya.
Iapun menerangkan bahwa hingga kini pergerakan Pasemetonan Gajah Para berkecimpung di bidang upacara Manusia Yadnya, Pitra Yadnya ngaben massal, guna menghormati para leluhur dan menjaga tradisi, Budaya Bali,” tandas Ketut Suadnyana. GS

