Balinetizen.com, Jembrana –
Keluarga dan pasien yang tengah menjalani perawatan di Puskesmas Pengambengan sempat dibuat panik adanya api di ruang jaga puskesmas, Kamis (27/11/2025) malam. Beruntung api dengan cepat berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas. Api dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Dari informasi api pertama kali diketahui oleh salah satu penunggu (keluarga) pasien, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 21.00 Wita. Lantaran lampu padam, penunggu pasien ini kemudian melaporkan ke petugas satpam puskesmas.
Mendapat laporan tersebut, petugas satpam langsung mengecek menuju ke ruang jaga. Melihat api sudah besar ia kemudian mengambil APAR dan selanjutnya berupaya memadamkan api yang telah membakar mesin pengering tangan.
Disaat yang sama, salah seorang pegawai puskesmas bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Jembrana. Tidak berselang lama, dua armada Damkar tiba di lokasi dan petugas Damkar kemudian melakukan penanganan.
Hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari setengah jam, api berhasil dipadamkan. Sehingga Puskesmas II Negara di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara terhindar dari musibah kebakaran yang lebih fatal.
Kasat Pol PP Jembrana yang juga membidangi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Ketut Eko Susila Arta Permana, Jumat (28/11/2025), membenarkannya. Dan kejadian itu dugaan awal disebabkan korsleting mesin mengering tangan. (Komang Tole)

