Balinetizen.com, Denpasar –
Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin puting beliung menerjang wilayah Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.
Peristiwa tersebut mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan serta satu unit kendaraan dilaporkan terdampak.
Tak hanya terjadi di Denpasar Selatan, bencana serupa juga melanda wilayah Buaji Anyar, Jalan Akasia XVI, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur (Dentim) di waktu yang hampir bersamaan.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, turun langsung meninjau lokasi kejadian guna memastikan situasi keamanan serta memantau dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat angin kencang.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolsek didampingi personel Polsek Denpasar Selatan yang masih melakukan pendataan di lapangan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun akibat hujan dan angin kencang, sejumlah rumah, bangunan, dan satu kendaraan mengalami kerusakan. Saat ini personel masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah kerugian material secara keseluruhan,” ujar AKP Agus Adi Apriyoga, Rabu (21/1/2026).
Kerusakan akibat puting beliung di Sanur Kauh meliputi: atap rumah warga terlepas,
Plafon jebol, atap warung berjatuhan, Pelinggih (tempat ibadah) roboh.
Kerusakan tersebar di sejumlah titik wilayah Jalan Tunggak Bingin dan sekitarnya. Sedikitnya 15 kepala keluarga (KK) terdampak dalam bencana tersebut.
Selain itu, satu unit kendaraan milik warga negara asing (WNA) dilaporkan mengalami keretakan kaca setelah tertimpa genteng yang terlepas akibat diterjang angin.
Puting Beliung juga Terjadi di Kesiman Dentim, 25 Rumah Rusak
Sementara di wilayah Buaji Anyar, Kelurahan Kesiman, puting beliung disertai hujan juga terjadi pada waktu dini hari sekitar pukul 01.30 Wita.
Berdasarkan laporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kesiman, sebanyak 25 rumah mengalami berbagai jenis kerusakan.
Kapolsek Denpasar Kompol I Ketut Tomiyasa menjelaskan, dampak kerusakan antara lain: atap rumah lepas/jebol, plafon jebol, tembok roboh. Kerusakan lebih banyak terjadi di Gang Jagung dan Gang Buaji Indah.
Aparat gabungan juga melakukan pendataan serta pemantauan lanjutan untuk mengantisipasi dampak tambahan.
Korban Luka: Pelajar 13 Tahun Lecet Pinggang dan Punggung
Dalam peristiwa puting beliung di Kesiman, dilaporkan terdapat 1 korban luka yakni seorang pelajar bernama Criztien Mei Rosmawati (13 tahun).
Korban mengalami, lecet di pinggang dan lecet di punggung.
Menurut keterangan saksi Gd Sungantra (28), pada pukul 01.57 Wita, saksi mendengar suara angin kencang lalu keluar rumah dan melihat korban keluar dari bangunan rumah yang runtuh dalam keadaan terluka. Korban kemudian dibantu dan segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Disiapkan 3 Lokasi Penampungan Korban Puting Beliung
Untuk warga terdampak puting beliung di wilayah Gang Jagung dan Gang Buaji Indah, Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan tiga titik penampungan, yaitu: Gudang rumah Kelian Adat Buaji Anyar
Posko Induk Bale Pertemuan Saren Anyar, TPS 3R Bakti Pertiwi dan di Jl Sedap Malam Gang Simantri.
Hingga Rabu siang, petugas gabungan masih melakukan pendataan terkait jumlah total kerugian material akibat bencana puting beliung di Denpasar, baik di wilayah Sanur Kauh maupun Kesiman.
Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat cuaca ekstrem dan potensi angin kencang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

