Kasus Mutilasi Diduga WNA Ukraina di Bali, 6 Sampel DNA Tulang Diuji di Labfor Mabes Polri

0
185

Balinetizen.com, Denpasar –

 

Polda Bali terus mengusut kasus mutilasi yang diduga berkaitan dengan penculikan warga negara Ukraina, Igor Khamarav (28).

Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan enam sampel DNA dari potongan tulang yang ditemukan sebelumnya untuk diperiksa di Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.

Pengiriman sampel tersebut dilakukan pada Selasa (3/3/2026) guna memastikan identitas korban melalui uji DNA.

“Kemarin Labfor Bali menerima sekitar enam sampel dari potongan tulang yang kita temukan. Sampel tersebut kemudian dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan DNA,” ujar Ariasandy, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, pemeriksaan DNA dari jaringan tubuh tidak dapat dilakukan karena kondisi jaringan yang ditemukan telah rusak. Oleh sebab itu, penyidik menggunakan jaringan pada tulang sebagai alternatif untuk dilakukan analisis forensik.

“Karena jaringan tubuh sudah rusak dan tidak bisa diambil sampelnya, maka alternatifnya menggunakan jaringan pada tulang. Teknologi itu tersedia di Labfor Mabes Polri,” jelasnya.

Polda Bali memperkirakan hasil uji DNA tersebut akan keluar dalam beberapa hari ke depan. Nantinya, hasil pemeriksaan akan dibandingkan dengan DNA ibu korban penculikan yang telah diamankan oleh penyidik.

“Setelah hasil DNA keluar, akan kita bandingkan dengan DNA dari ibu korban yang sudah kita dapatkan,” katanya.

Selain itu, polisi juga telah menemukan bekas percikan darah di sebuah mobil Avanza yang diduga digunakan oleh para pelaku. Sampel darah tersebut telah dicocokkan dengan DNA keluarga korban.
Hasil sementara menunjukkan kecocokan dengan DNA keluarga korban, yang menguatkan dugaan bahwa kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut korban.

“Percikan darah yang ditemukan di mobil Avanza itu cocok dengan DNA dari ibu korban. Artinya korban sempat berada di kendaraan tersebut,” ungkap Ariasandy.

Baca Juga :  Bupati Bersama OPD Kompak Doakan Kerahayuan Jagad Di Pura Luhur Batukaru

Polisi juga menduga korban sempat dibawa dan ditempatkan di sebuah villa, sebelum akhirnya ditemukan potongan tubuh yang kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, hingga kini para pelaku penculikan masih dalam pengejaran. Polda Bali terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melacak keberadaan para tersangka, yang diduga masih berada di wilayah Indonesia.

“Hingga saat ini pengejaran terhadap pelaku masih terus dilakukan dan kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya.

Polda Bali memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik setelah hasil tes DNA forensik dari Mabes Polri keluar.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here