Balinetizen.com, Denpasar –
Peristiwa kebakaran sampah yang mengandung limbah kembang api menghebohkan warga di kawasan Jalan Sari Dana II, Banjar Uma Sari, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Minggu (26/4/2026) malam. Insiden tersebut sempat viral di media sosial lantaran menimbulkan suara ledakan yang cukup keras dan membuat warga panik.
Kejadian diketahui terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Warga yang berada di rumah masing-masing tiba-tiba dikejutkan oleh suara ledakan dari arah tanah kosong di sekitar permukiman.
Salah satu saksi, Kadek Dodi Setiawan (26), mengaku awalnya mendengar suara ledakan sebelum akhirnya mengecek lokasi sumber suara. Saat tiba di lokasi, ia melihat tumpukan sampah yang terbakar dan ternyata berisi limbah kembang api.
Hal serupa disampaikan saksi lainnya, Ketut Kus Maha Putra (47), yang mendengar ledakan dari jarak sekitar 50 meter. Ia menyebut sebelumnya sempat melihat adanya pembakaran kecil di lokasi tersebut pada sore hari, yang kemudian membesar dan memicu ledakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, limbah kembang api tersebut diduga berasal dari sebuah gudang penyimpanan kembang api yang berada di Jalan Sari Dana II No. 9. Warga juga mengaku sempat melihat aktivitas bongkar muat barang dari truk ke gudang pada siang hari sebelum kejadian.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa ledakan terjadi akibat pembakaran sampah yang di dalamnya terdapat limbah kembang api.
“Warga mendengar ledakan dari tanah kosong, setelah dicek ternyata sampah yang terbakar mengandung limbah kembang api sehingga memicu ledakan,” jelasnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Utara bersama Bhabinkamtibmas Ubung Kaja dan unit patroli langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengamankan area dengan memasang garis polisi.
Selain itu, dua unit pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk menangani kebakaran dan memastikan api benar-benar padam.
Dari lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa dua dus sisa kembang api yang diduga menjadi sumber ledakan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar karena ledakan terjadi cukup dekat dengan permukiman.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan dan pembakaran limbah kembang api tersebut.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

