Ny. Wardhany Sutjidra Tekankan Penguatan Jejaring Layanan Gizi, KIA, dan Kespro

0
48
Balinetizen.com, Buleleng
Penguatan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya pada bidang gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta kesehatan reproduksi (kespro). Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Jejaring Layanan Gizi, KIA, dan Kespro, di Lovina Haven, Selasa (28/4).
Dalam paparannya, Ny. Wardhany Sutjidra  menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah karena mampu menjangkau langsung hingga ke tingkat keluarga.
“PKK bukan sekadar organisasi wanita, melainkan mitra strategis pemerintah yang memiliki akses langsung ke pintu rumah warga,” ujarnya.
Dirinya  menjelaskan, fokus utama jejaring layanan mencakup pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi seimbang, pengawalan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta edukasi kesehatan reproduksi termasuk pencegahan pernikahan dini dan deteksi dini kanker pada perempuan.
Lebih lanjut, mekanisme jejaring layanan dilakukan secara berjenjang, mulai dari kader dasawisma yang menemukan kasus di lapangan, dilanjutkan ke tingkat desa, hingga penanganan medis di puskesmas atau rumah sakit.
“Dalam sistem layanan kesehatan ini, kita ‘Sing Ngidang Dewek’ atau tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus terlibat dan saling mendukung,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto menyampaikan bahwa penguatan jejaring layanan menjadi langkah penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Ia menyebutkan, berbagai indikator kesehatan masih menjadi perhatian, meskipun tren penurunan telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
“Penguatan implementasi jejaring layanan gizi, KIA, dan kespro bertujuan meningkatkan sinergi antara fasilitas kesehatan, pemerintah, dan lintas sektor, sehingga kualitas pelayanan semakin optimal,” ungkapnya.
Rakor ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, sekaligus mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Buleleng. (RED-BN)
Baca Juga :  LSM Genus Buleleng Dan Elemen Mahasiswa Buleleng Desak DPRD Bentuk Pansus Bank Buleleng 45

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here