TOP 3 Pertamuda 2025 Tampilkan Inovasi Lewat 1 Minute Pitching di Hadapan Investor Startup Grind Global Conference di Silicon Valley

0
75

 

Balinetizen.com, San Francisco, Amerika Serikat

TOP 3 Pertamuda Seed & Scale 2025 kali ini kembali mencatatkan capaian penting dengan tampil dalam sesi One Minute Pitching pada ajang Startup Grind Global Conference 2026 di Silicon Valley, Amerika Serikat, Kamis 30 April 2026 kemarin.

Kesempatan ini menjadi momen strategis bagi startup mahasiswa Indonesia untuk memperkenalkan inovasi mereka secara langsung kepada ekosistem startup global.

Vice President Corporate Communication (VP Corcom) PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan bahwa eksposur di tingkat internasional merupakan faktor krusial dalam mempercepat pertumbuhan startup.

“Kesempatan untuk melakukan pitching di forum global memberikan pengalaman yang sangat berharga. Ini bukan sekadar memperkenalkan ide, tetapi juga membuka akses terhadap peluang kolaborasi strategis dan investasi yang dapat mendorong percepatan pengembangan startup,” ujarnya.

Dalam sesi pitching tersebut, para delegasi menyampaikan gagasan bisnis secara singkat, padat, dan persuasif di hadapan para investor internasional, termasuk venture capital, pelaku industri teknologi, serta pemangku kepentingan lainnya.

Adapun delegasi TOP 3 Pertamuda yang tampil pada kesempatan itu adalah Drillytics dari Institut Teknologi Bandung (ITB), diwakili oleh Khairunnisa Aulia Rahma. Drillytics merupakan platform analisis bahaya pengeboran berbasis AI yang didesain agar mampu mendeteksi, menginterpretasi, dan melaporkan anomali bawah permukaan secara cepat dan presisi.

Cargovision dari Institut Teknologi Bandung (ITB) diwakili oleh Alessandro Jusack Hasian. Cargovision merupakan platform pemeriksaan kargo berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menggabungkan antara analisis visual dan pemrosesan citra sinar-X untuk menghasilkan proses inspeksi cargo yang jauh lebih cepat, objektif, dan akurat.

NauticalNurture dari Universitas Airlangga (UNAIR) diwakili oleh Albert Rafael. Nautical Nurture merupakan startup yang berfokus pada inovasi di sektor maritim dan keberlanjutan, dengan tujuan mengoptimalkan potensi sumber daya laut melalui pendekatan teknologi dan solusi berbasis lingkungan.

Baca Juga :  Dukung Terciptanya Pengolahan Sampah Berbasis Sumber di Kota Denpasar, TPS3R Nirmala Saba Penatih Resmi Beroperasi

Orionex dari Universitas Gadjah Mada diwakili oleh Bellatrix Antameng. Orionex Solutions merupakan platform AI dengan produk unggulannya adalah AutoInsight yang memiliki teknologi Optical Character Recognition (OCR) dan pipeline otomatisasi yang terintegrasi yang mampu mengekstrak informasi dari PDF, Excel, maupun gambar, kemudian mengubahnya menjadi laporan dan dashboard visual yang siap digunakan untuk mengambil keputusan.

TERANGIN dari Institut Teknologi Sepuluh November diwakili oleh Muhammad Hanif. TERANGIN yang dikembangkan Hanif merupakan alat perangkap pengendali hama tanaman berbasis kincir angin dan panel surya sebagai sumber listrik utama untuk menyalakan lampu-lampu perangkap.

VELAARIS dari Universitas Indonesia diwakili oleh Marchell Manullang. VELAARIS merupakan startup inovasi konsultasi maritim yang berfokus pada peningkatan efisiensi operasional kapal, penghematan biaya bahan bakar, serta pencapaian standar lingkungan internasional.

HIEREN dari Universitas Jenderal Soedirman diwakili oleh Rafi Ashza Sejati. HIEREN yang dikembangkan Rafi merupakan social enterprise Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis koperasi yang menggabungkan teknologi Modular EBT Plug-and-Play Hybrid Omnisource dengan pemberdayaan masyarakat desa. Sistem ini memungkinkan energi bersih dikelola secara mandiri oleh koperasi petani dan nelayan, terutama di wilayah pesisir.

Forum ini menjadi ruang nyata bagi para startup untuk menguji daya tarik ide mereka sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara.

Partisipasi dalam sesi pitching internasional ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam memahami standar dan ekspektasi global terhadap sebuah startup. Para peserta dituntut untuk mampu mengkomunikasikan nilai inovasi, model bisnis, serta potensi skalabilitas secara efektif dalam waktu yang terbatas.
Albert Rafael dari NauticalNurture mengaku bangga bisa tampil di hadapan para investor dunia menjelaskan startup yang ia kembangkan.

Baca Juga :  Kubu Moeldoko Cs Keok Lagi, MA Tolak Gugatan Yusril atas AD/ART Partai Demokrat Era Kepemimpinan AHY

“Bangga banget, bisa tampil didepan para investor dan venture capital keren banget walaupun bikin degdegan. Tetapi pastinya menjadi pengalaman yang berharga banget dan luar biasa buat aku untuk masuk ke panggung internasional, luar biasa banget. Thank you Pertamuda dan Pertamina,” ujar Albert.

Sementara itu Mala Ramakrishnan selaku Managing Director Progressive Venture yang turut memberikan penilaian pada quick fire pitch mengatakan sangat tertarik dengan bisnis dan solusi yg ditawarkan dari delegasi Indonesia khususnya dari founder perempuan. Karena sangat menarik dan sedikit berbeda dari peserta lainnya.

Melalui program Pertamuda, PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan wirausaha muda berbasis inovasi. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan kemampuan menciptakan solusi, tetapi juga kesiapan untuk bersaing dan beradaptasi di pasar global yang dinamis.

Keikutsertaan dalam Startup Grind Global Conference 2026, khususnya melalui sesi pitching, diharapkan menjadi langkah awal bagi startup mahasiswa Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar, memperkuat jejaring internasional, serta membawa inovasi lokal menuju panggung dunia.(*)

Tentang Pertamuda Seed & Scale

Pertamuda Seed & Scale merupakan program unggulan PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pengembangan startup mahasiswa di Indonesia. Sejak diluncurkan 5 tahun lalu, program ini telah melibatkan lebih dari 14 ribu mahasiswa dari ratusan perguruan tinggi, serta melahirkan berbagai inovasi bisnis yang berdampak.(BN-rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here