Tinggal Sendiri di Bekas Kantor Kontruksi, Pria 45 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Kuta Selatan

0
49

Balinetizen.com, Badung –

 

Warga Lingkungan Cengiling, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah bekas kantor kontruksi, Minggu (17/5/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Ngatono (45), laki-laki asal Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam bekas Kantor CV Soma Lentera Oetama General Contractor yang berlokasi di Jalan Blong Keker, Gang Nakula, Lingkungan Cengiling, Jimbaran.

Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, awal mula penemuan jasad korban bermula ketika warga sekitar mencium bau busuk menyengat dari area kantor tersebut.

“Pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 Wita, saksi sempat mencium bau menyengat namun mengira berasal dari bangkai tikus,” jelasnya.

Namun pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 Wita, bau busuk tersebut semakin kuat hingga membuat warga curiga. Salah seorang tetangga korban kemudian berinisiatif mengecek sumber bau ke bagian belakang bangunan.

Saat tiba di lokasi, saksi melihat banyak lalat mengerumuni area sekitar ruangan. Setelah mengintip melalui jendela, saksi melihat seorang laki-laki tergeletak di dalam kamar.

Temuan itu langsung dilaporkan kepada kepala lingkungan dan diteruskan ke pihak kepolisian serta keamanan setempat.

Petugas dari Polsek Kuta Selatan bersama Unit Inafis Polresta Denpasar kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas lantai keramik dengan alas perlak motif bunga. Korban tidak mengenakan baju dan memakai celana jeans pendek warna biru. Pada area wajah korban juga telah mengalami pembusukan.

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Jaga Kelestarian Alam, Kodim 1617/Jembrana Lakukan Penanaman Pohon

Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui sudah sekitar satu bulan tinggal sementara di bekas kantor kontruksi tersebut.

Pemilik kantor, Nopi Pauziah, mengaku terakhir bertemu korban pada Kamis, 14 Mei 2026. Saat itu korban datang untuk menanyakan pekerjaan proyek karena sedang tidak bekerja.

“Korban sempat menginap sementara di kantor milik saksi. Saat terakhir bertemu, kondisi korban terlihat sehat dan tidak mengeluhkan sakit,” ungkapnya.

Sementara itu, saksi lainnya, Upik Pamungkas, mengaku mendapat informasi dari Ketua Pecalang Cengiling terkait bau menyengat dan banyak lalat di lokasi kantor. Saat mencoba menghubungi korban melalui telepon, panggilan tidak mendapat jawaban.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Udayana menggunakan ambulans Banser Kabupaten Badung untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Polisi juga menyarankan pihak keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Kuta Selatan terkait peristiwa tersebut.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here