Video Antrean Imigrasi Bali Viral di Instagram, Petugas: Efek Libur Panjang, Bukan Operasi Keamanan

0
41

 

Balinetizen.com, Denpasar

 

Sebuah video singkat berdurasi tujuh detik yang diunggah akun Instagram @fillorossi.91 mendadak viral di media sosial. Video yang diunggah pada 30 Juni 2026 tersebut memperlihatkan antrean panjang puluhan pemohon yang sudah memadati Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, bahkan sebelum jam operasional resmi dimulai.

​Dalam unggahan berjudul “Perpanjangan Visa Bali” tersebut, pemilik akun menceritakan pengalamannya yang sengaja datang 10 menit lebih awal demi mendapat nomor antrean pertama. Namun, realitas di lapangan justru memperlihatkan antrean yang sudah mengular karena banyak pemohon lain datang jauh lebih pagi.

​”The queue was already massive, with people lining up long before the doors even opened,” tulis pemilik akun dalam narasinya. Ia juga menyarankan warga asing atau masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Visa C1 Indonesia untuk datang lebih pagi demi menghindari penumpukan.

​Hingga saat ini, unggahan tersebut telah menarik perhatian luas dari warganet dengan meraih 1.859 tanda suka, 350 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 2.792 kali.

​Selain menyoroti antrean, kolom komentar unggahan tersebut juga diramaikan oleh diskusi mengenai biaya pengurusan Visa C1.

​Pemilik akun mengungkapkan bahwa proses perpanjangan mandiri menghabiskan biaya sekitar Rp1 juta untuk masa berlaku dua bulan.

​Netizen lain menanggapi bahwa biaya tersebut jauh lebih murah dibanding menggunakan jasa agen yang bisa mencapai Rp2 juta.

​Ketika disarankan netizen untuk mengurus secara daring (online), pemilik akun berdalih bahwa pengurusan langsung ke kantor imigrasi dirasa lebih praktis jika sedang tidak memiliki kesibukan lain. Ia juga menegaskan kedatangannya bukan untuk membuat visa baru, melainkan memperpanjang izin tinggal karena betah berlibur di Bali.

​Menanggapi video yang telanjur viral, pihak Imigrasi Denpasar langsung memberikan klarifikasi. Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Denpasar, Putu Suhendra, membenarkan adanya antrean tersebut namun menegaskan bahwa situasi itu adalah hal yang lumrah.

Baca Juga :  Gubernur Bali Terima Audiensi Panitia Dharma Santi Nasional Nyepi 2026

​”Biasanya antrean seperti ini terjadi setelah libur panjang. Antrean pada video tersebut terjadi sebelum layanan dibuka. Untuk antrean pagi ini aman dan terkendali,” ujar Putu Suhendra via pesan singkat, Kamis (2/7).

​Senada dengan Putu, Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Ahmad Apriandi, menjelaskan bahwa lonjakan pemohon memang rutin terjadi di awal pekan, khususnya setelah libur beruntun hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Sebagai langkah antisipasi, pihak imigrasi kini membuka layanan lebih awal.

​Ahmad Apriandi juga dengan tegas menepis spekulasi liar netizen di kolom komentar yang mengaitkan antrean panjang tersebut dengan isu operasi keamanan atau penangkapan warga negara asing (WNA).

​”Antrean itu murni karena tingginya jumlah pemohon setelah libur panjang. Kami sudah mengantisipasi dengan membuka pelayanan lebih awal. Tidak ada kaitannya dengan penangkapan atau isu lainnya,” tegas Ahmad.(Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here